Pemkab Natuna Persiapkan Gerakan Pangan Murah

  • 08 Feb 2026 08:28 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna -Pemerintah Kabupaten Natuna akan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) pada Senin, 9 Februari 2026, mulai pukul 08.00 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Natuna, Wan Sazali saat di hubungi RRI pada Minggu 8 Februari 2026 menyampaikan ,bahwa kegiatan tersebut bertujuan menjaga stabilitas harga pangan menjelang bulan suci Ramadan dan perayaan Imlek. Program ini merupakan hasil kerja sama Pemerintah Daerah, Polres Natuna, dan Bulog Cabang Natuna.

Ia menjelaskan, dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah, pemerintah menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah harga pasar. Selain itu, penjualan juga mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan Pemerintah (HAP).

"Untuk menjaga stabilitas harga pangan dalam menghadapi Bulan puasa dan Imlek, Pemda, Polres dan Bulog Cabang Natuna mengadakan Gerakan Pangan Murah dgn Harga di bawah harga Pasar dan juga memberlakukan Harga Eceran tertinggi (HET) dan juga Harga Acuan Pemerintah (HAP) "Ujar Wan Sazali 

Adapun komoditas yang disediakan dalam kegiatan tersebut meliputi bawang merah Jawa, bawang putih, wortel, dan kentang. Komoditas tersebut merupakan bahan pangan yang sering mengalami kenaikan harga menjelang hari besar keagamaan.

Selain itu, masyarakat juga dapat memperoleh bahan pokok lainnya seperti gula, beras, cabai merah keriting, dan cabai rawit. Seluruh komoditas tersebut dipastikan dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar.

Pemerintah daerah juga menyediakan minyak goreng dalam kegiatan tersebut guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pangan penting tetap terjaga.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Natuna berharap dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menekan lonjakan harga pangan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan bahan pangan di daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....