Distribusi dan Bahan Baku, Tantangan Program MBG Sedanau
- 24 Jan 2026 22:45 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna - Pelaksanaan Program Makan Bergizi (MBG) oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kelurahan Sedanau tidak terlepas dari sejumlah kendala, khususnya pada aspek distribusi dan ketersediaan bahan baku.
Kepala SPPG MBG Kelurahan Sedanau, Zawir, mengungkapkan bahwa keterbatasan armada pengangkut menjadi tantangan utama dalam proses pendistribusian makanan ke sekolah-sekolah.
“Untuk pengantaran saat ini kami masih menggunakan satu unit mobil. Ini menjadi kendala karena jadwal distribusi cukup padat,” kata Zawir.
Meski demikian, pihaknya telah berkoordinasi dengan mitra terkait untuk penambahan armada agar distribusi makanan dapat berjalan sesuai waktu yang telah ditentukan.
Selain distribusi, ketersediaan bahan baku di wilayah Sedanau juga menjadi perhatian. Menurut Zawir, beberapa bahan pangan tergolong sulit diperoleh di daerah tersebut, ditambah dengan harga yang relatif tinggi.
“Kami tetap memprioritaskan UMKM lokal di Sedanau, seperti penjual tahu dan tempe. Jika bahan tidak tersedia, barulah kami ambil dari luar daerah seperti Ranai,” ucap Zawir.
Untuk memastikan kelancaran pelaksanaan program, SPPG Sedanau juga membangun koordinasi intensif dengan pihak sekolah. Sebelum program berjalan, pihaknya membentuk grup WhatsApp yang berisi perwakilan sekolah sebagai sarana komunikasi.
“Melalui grup ini, sekolah bisa menyampaikan masukan terkait menu maupun kendala pengantaran secara langsung,” Ujarnya.
Zawir berharap Program Makan Bergizi terus berlanjut karena selain meningkatkan asupan gizi penerima manfaat, program ini juga berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat dan membantu mengurangi pengangguran melalui keterlibatan relawan dan pelaku UMKM lokal
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....