Pos SAR Anambas Pantau Arus Mudik di Pelabuhan Pelni Tarempa

  • 16 Mar 2026 13:54 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna melalui Pos SAR Anambas melaksanakan Siaga SAR pada minggu, 15 maret 2026. Siaga SAR Khusus pengamanan, pemantauan, dan koordinasi dilakukan untuk embarkasi KM Bukit Raya di Pelabuhan Pelni Tarempa, dengan rute tujuan Tarempa - Selat Lampa, Natuna.

Selain itu, pemantauan embarkasi penumpang juga dilakukan terhadap MV. VOC Batavia dan MV Cinta Indomas. Kapal cepat ini berlayar dengan rute tujuan Tarempa - Letung - Batam - Tanjung Pinang untuk MV. VOC Batavia dan MV. Cinta Indomas dengan rute Tarempa - Letung.

Kantor SAR Natuna telah melaksanakan Siaga SAR di hari ke-6 menjelang puncak Lebaran Idul Fitri 2026. Kegiatan siaga berlangsung di sejumlah titik pelabuhan dan bandara di Kabupaten Natuna dan Kabupaten Kepulauan Anambas.

Pelaksanaan Siaga SAR Khusus Lebaran Idul Fitri ini berdasarkan Peraturan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Nomor 5 Tahun 2025 tentang Siaga Pencarian dan Pertolongan. Kantor SAR Natuna juga menerjunkan personel dan peralatan SAR di Pelabuhan Binjai Kabupaten Natuna dan berkoordinasi di Posko Siaga Terpadu Bandara Raden Sadjad Ranai, Kabupaten Natuna.

Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, menyatakan bahwa pihaknya telah menjalankan tugas pengamanan dan pemantauan sesuai semestinya. Ia juga menghimbau kepada seluruh personel agar meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait dan tampil humanis dalam memberikan pelayanan.

"Siaga SAR Khusus hari ke-6 menjelang puncak Idul Fitri 1447 H Tahun 2026, kita kerahkan personel dan alut untuk lakukan pemantauan dan pengamanan di berbagai titik yang telah ditentukan. Kita dorong seluruh personel untuk memberikan pelayanan optimal, humanis, dengan membangun koordinasi SAR kepada seluruh pihak terkait," ujar Kakansar Abdul Rahman.

Ia juga meminta kepada seluruh pemangku dan pengguna transportasi umum untuk memperhatikan tiga hal sebagai bentuk antisipasi keselamatan. Ketiga hal tersebut yaitu kondisi cuaca, kondisi kesehatan diri, dan posisi ketersediaan alat bantu SAR dan keselamatan lainnya yang tersedia pada setiap moda transportasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....