Tips Mudik Naik Kapal agar Tidak Bosan

  • 16 Mar 2026 11:09 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Mudik atau pulang kampung adalah kegiatan perantau atau pekerja migran kembali ke kampung halaman. Di Indonesia, mudik identik dengan tradisi tahunan yang berlangsung menjelang hari raya keagamaan, seperti Idulfitri, Iduladha, Natal, dan Tahun baru, serta hari besar nasional. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk berkumpul bersama sanak saudara yang tersebar di perantauan.

Mudik lebaran melalui jalur laut menjadi pilihan banyak masyarakat Indonesia, terutama bagi mereka yang hendak menyeberang antar pulau. Selain tarif yang relatif terjangkau, perjalanan dengan kapal juga menawarkan pengalaman yang berbeda dibandingkan moda darat maupun udara.

Namun, perjalanan laut memiliki tantangan tersendiri, seperti durasi yang panjang, potensi antrean di pelabuhan, hingga risiko mabuk laut. Ruang gerak yang terbatas dan pemandangan laut yang terkadang monoton dapat memicu kebosanan selama berlayar, sehingga pemudik perlu persiapan ekstra agar tetap nyaman.

Jangan khawatir, dengan persiapan matang, kebosanan saat mudik naik kapal dapat diatasi. Dilansir dari www.liputan6.com, beberapa tips mudik naik kapal agar tidak bosan dan menjadikan perjalanan laut lebih seru dan berkesan, yaitu :


1. Siapkan Hiburan Mandiri Sebelum Berangkat

Membawa hiburan mandiri adalah salah satu cara paling efektif untuk mengatasi kebosanan selama perjalanan panjang di kapal. Sinyal di tengah laut bisa hilang atau sangat lemah, oleh karena itu, unduh film atau serial favorit dari platform seperti Netflix atau YouTube sebelum berangkat.

Selain tontonan, siapkan playlist musik favorit untuk menemani perjalanan, atau dengarkan podcast dan audiobook sebagai alternatif hiburan tanpa perlu menatap layar. Membaca buku fisik atau e-book juga bisa menjadi pilihan tepat, di mana cerita yang menarik dapat menyedot perhatian dan membuat lupa waktu.

Untuk hiburan interaktif, bawalah permainan seperti kartu remi, UNO, atau board game kecil yang bisa dimainkan sendiri atau bersama teman/keluarga. Pastikan semua hiburan tersimpan di perangkat dengan kapasitas cukup dan jangan lupa membawa power bank agar perangkat tetap aktif sepanjang perjalanan.

2. Eksplorasi Kapal dan Manfaatkan Fasilitasnya

Kapal PT Pelni umumnya dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang bisa dimanfaatkan untuk mengusir kebosanan. Fasilitas tersebut meliputi dek terbuka, kafe, mushola, dan bioskop kecil, anda bisa berjalan-jalan santai di dek untuk menikmati pemandangan laut dan menghirup udara segar. Mengopi di kafe atas kapal sambil melihat matahari terbit (sunrise) atau terbenam (sunset) juga bisa memberikan sensasi berbeda dan pengalaman yang menenangkan.

Beberapa kapal PT Pelni memiliki bioskop kecil yang memutar film berbagai genre beberapa kali sehari dengan tiket yang relatif murah. Selain itu, manfaatkan mushola untuk beribadah atau sekadar merenung. Beberapa kapal bahkan memiliki fasilitas mewah seperti kamar kelas 1A yang dilengkapi TV kabel, lemari, meja tulis, dan kamar mandi pribadi, setara dengan fasilitas hotel.

3. Sosialisasi dengan Sesama Penumpang

Mengobrol dengan sesama penumpang bisa menjadi cara seru untuk menghabiskan waktu dan mengatasi kebosanan. Anda dapat bertukar cerita, pengalaman mudik, atau bahkan mendapatkan teman baru selama perjalanan.

Permainan kartu seperti remi sangat efektif untuk menarik perhatian banyak orang. Ajak penumpang lain untuk bermain bersama, dan dalam hitungan jam, Anda bisa menjadi teman akrab seolah sudah kenal puluhan tahun.

Membawa permainan yang bisa dimainkan banyak orang, seperti kartu remi atau UNO, akan sangat membantu dalam memfasilitasi interaksi sosial ini. Kantin atau ruang bersosialisasi di kapal juga merupakan tempat yang bagus untuk berkumpul dan berbincang dengan orang-orang baru.

4. Nikmati Momen Matahari Terbit dan Terbenam

Tidak ada lokasi yang lebih pas untuk melihat matahari terbit (sunrise) dan terbenam (sunset) selain di sebuah kapal yang sedang meluncur di tengah samudra. Momen ini menawarkan keindahan alam yang menakjubkan dan dapat menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

Untuk menikmati sunrise, Anda bisa pergi ke sisi kapal yang menghadap ke timur, sementara untuk sunset, carilah sisi yang menghadap ke barat. Abadikan momen ini dengan foto atau video, yang bisa menjadi konten menarik di media sosial Anda.

Momen melihat sunrise dan sunset juga cocok untuk refleksi diri atau sekadar menikmati keindahan alam yang jarang ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Ini adalah salah satu tips mudik naik kapal agar tidak bosan yang paling direkomendasikan.

5. Bawa Bekal Makanan dan Camilan Favorit

Harga makanan di kapal cenderung lebih mahal dan pilihannya mungkin terbatas, sehingga membawa bekal sendiri bisa menjadi solusi hemat dan sesuai selera. Hindari makanan berkuah atau bersantan jika perjalanan berlangsung lama karena mudah basi.

Pilihlah bekal praktis dan tahan lama seperti roti, biskuit, lauk kering (rendang, abon), camilan ringan, atau kopi/teh sachet. Makanan kering yang bernutrisi juga dapat membantu menghemat biaya dan menjaga kesehatan selama perjalanan.

Membawa wadah makanan dan alat makan sendiri juga disarankan untuk mengurangi sampah dan menambah kenyamanan. Mengunyah makanan selama perjalanan juga dapat membantu mengurangi mabuk laut.

6. Kenakan Pakaian yang Nyaman

Udara laut bisa terasa dingin, terutama pada malam hari, sehingga disarankan untuk membawa jaket atau sweater. Pakaian yang longgar dan berbahan nyaman akan membuat Anda lebih leluasa bergerak selama perjalanan.

Selain itu, bawalah alas kaki yang mudah dilepas-pasang, seperti sandal, untuk kenyamanan saat berjalan-jalan di kapal atau saat beristirahat. Mengenakan pakaian berlapis (layering) juga merupakan tips yang baik agar mudah menyesuaikan diri dengan perubahan suhu.

Persiapan pakaian yang tepat akan sangat mendukung kenyamanan Anda, terutama karena perjalanan laut bisa memakan waktu berjam-jam hingga berhari-hari. Ini adalah bagian penting dari tips mudik naik kapal agar tidak bosan.

7. Siapkan Obat-obatan Pribadi

Mabuk laut adalah keluhan umum yang sering terjadi selama perjalanan laut. Penting sekali untuk membawa obat anti-mabuk seperti Antimo atau Dramamine, dan mengonsumsinya sebelum berangkat sesuai anjuran. Selain obat anti-mabuk, bawalah juga obat-obatan pribadi lainnya seperti obat pusing, flu, diare, plester, atau minyak angin. Simpan obat-obatan ini di tas kecil yang mudah dijangkau agar tidak repot saat membutuhkannya. Permen jahe atau permen peppermint juga dapat membantu mengurangi mual secara alami. Hindari makanan pedas, asam, dan berminyak yang dapat memicu mabuk laut dan memperburuk kondisi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....