Aromaterapi, Manfaat dan Cara Menggunakannya yang Tepat

  • 22 Jul 2026 21:32 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Aromaterapi adalah terapi alternatif untuk menjaga kesehatan dengan memanfaatkan aroma minyak esensial. Minyak aromaterapi berasal dari berbagai ekstrak tumbuhan, seperti bunga jeruk pahit, bunga mawar, melati, kenanga, lavender, chamomile, rosemary, mint, tea tree oil, jahe, lemon, kayu putih, sereh, cendana, kencur, dan kayu manis.

Minyak esensial terutama digunakan dengan cara dihirup, tetapi dapat juga dioleskan ke bagian tubuh yang sakit. Aroma minyak esensial akan merangsang sistem saraf di otak yang berperan dalam pengaturan emosi, sehingga dapat memperbaiki suasana hati.

Tidak hanya itu, aromaterapi juga mampu memperbaiki detak jantung dan tekanan darah, serta melegakan pernapasan. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa aromaterapi memiliki beberapa manfaat terhadap kesehatan fisik dan mental.

Meski demikian, aromaterapi tidak bisa dijadikan pengobatan utama untuk menangani penyakit. Berbagai manfaat aromaterapi hanya sebagai perawatan tambahan atau alternatif. Untuk mendapatkan manfaatnya, ada beberapa cara penggunaan aromaterapi yang bisa dipilih, seperti dilansir dari www.alodokter.com antara lain:

1. Menghirup uap aromaterapi

Menghirup uap aromaterapi, khususnya minyak kayu putih, dapat meringankan gejala pilek dan hidung tersumbat. Caranya, campurkan 3–7 tetes minyak aromaterapi ke dalam sebaskom air hangat lalu tundukkan kepala ke atas baskom dan tutup kepala dengan handuk. Hirup uap yang keluar dari air hangat tersebut selama 2 menit. Jika tidak ingin repot, Anda bisa menghirup cotton bud yang sudah diberi 1 tetes minyak kayu putih.

2. Menggunakan diffuser

Diffuser aromaterapi adalah alat yang digunakan untuk mengubah minyak aromaterapi menjadi uap dan menyebarkannya ke seluruh ruangan. Terdapat beragam jenis diffuser, baik diffuser dari keramik (tungku) dengan lilin atau diffuser yang memakai tenaga listrik. Pastikan diffuser aromaterapi ini tidak digunakan dalam jangka waktu lama di rumah, terlebih jika salah satu penghuni rumah sedang hamil atau memiliki kondisi medis tertentu.

3. Berendam air hangat

Berendam dalam air hangat yang ditambahkan beberapa tetes minyak aromaterapi dapat meredakan stres. Bisa menggunakan minyak esensial lavender, bergamot, sereh, kenanga, lemon, atau jeruk. Selain itu, juga bisa menambahkan beberapa tetes minyak esensial ke waslap yang telah direndam air hangat lalu menggunakan waslap tersebut untuk membasuh tubuh dengan perlahan.

4. Memijat

Ketika memijat tubuh, bisa mencampurkan minyak aromaterapi dengan minyak pijat. Selain membuat tubuh menjadi relaks, campuran minyak ini juga dapat mengurangi otot yang tegang atau nyeri. Namun, pada sebagian orang, minyak aromaterapi dapat menyebabkan alergi dan iritasi pada kulit. Jadi, hindari penggunaan minyak aromaterapi secara berlebihan dan pastikan minyak tersebut sudah diencerkan dengan minyak pembawa atau carrier oil, seperti minyak jojoba, minyak zaitun, atau minyak kelapa.

5. Menggunakan produk perawatan tubuh

Ada berbagai produk perawatan tubuh, seperti losion atau scrub, yang mengandung minyak esensial. Beberapa minyak esensial juga diproduksi khusus untuk dioleskan langsung pada kulit guna mengharumkan tubuh dan meningkatkan relaksasi.

Meskipun memiliki banyak manfaat, aromaterapi juga memiliki risiko. Penggunaan minyak aromaterapi, khususnya secara oles, terkadang juga bisa menyebabkan iritasi kulit, terutama pada orang yang memiliki kulit sensitif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....