Tips Membersihkan Kulkas yang Benar agar Makanan Tetap Aman

  • 25 Apr 2026 23:30 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Kulkas merupakan salah satu perabot yang penting dan dibutuhkan oleh banyak orang dirumah, sehingga kebersihannya harus di perhatikan. Banyak orang belum menyadari bahwa kulkas yang jarang dibersihkan bisa menjadi sumber penularan bakteri, jamur, hingga kontaminasi silang antarmakanan. Cara membersihkan kulkas tidak cukup hanya dengan mengelap permukaannya, tetapi juga memerlukan langkah khusus untuk menjaga setiap bagian kulkas tetap higienis.

Dengan membersihkan kulkas secara rutin, tidak hanya mencegah penyebaran penyakit, tetapi juga memastikan bahan makanan tersimpan lebih lama dan bebas dari bau tak sedap. Dilansir dari www.alodokter.com, berikut ini adalah cara membersihkan kulkas agar tetap higienis dan aman:

1. Matikan dan kosongkan kulkas

Sebelum mulai membersihkan, cabut steker kulkas dari sumber listrik untuk memastikan keamanan Anda. Setelah itu, keluarkan seluruh isi kulkas, termasuk makanan, minuman, serta wadah-wadah penyimpanan. Keluarkan juga semua rak, laci, dan bagian-bagian yang bisa dilepas. Pisahkan bahan makanan yang masih segar dan simpan sementara di cooler box atau tempat lain agar tidak mudah rusak.

2. Pisahkan makanan yang sudah rusak

Periksa satu per satu makanan dan minuman yang telah dikeluarkan dari kulkas. Buang makanan yang sudah kadaluarsa, busuk, atau basi. Perhatikan juga makanan kemasan yang sudah berubah warna, tekstur, atau berbau tidak sedap. Langkah ini penting untuk mencegah bakteri dan jamur berkembang dan kembali mengkontaminasi kulkas setelah dibersihkan.

3. Lepaskan dan cuci rak serta laci

Lepaskan semua rak dan laci dari dalam kulkas dengan hati-hati agar tidak pecah atau retak. Cuci rak dan laci menggunakan air hangat yang dicampur sabun lembut, usap permukaannya hingga bersih dari sisa makanan atau noda.

Jika ada noda membandel, rendam beberapa menit sebelum digosok perlahan. Setelah dicuci, bilas hingga benar-benar bersih lalu keringkan dengan kain kering atau angin-anginkan sampai tidak ada air yang tersisa.

4. Bersihkan bagian dinding, pintu, dan karet kulkas

Gunakan kain bersih yang telah dibasahi larutan air dan sabun, lalu lap seluruh bagian dalam kulkas, termasuk dinding, atap, lantai, pintu, dan laci yang tidak bisa dilepas.

Berikan perhatian khusus pada sela-sela dan sudut yang sering terlewat, seperti bagian belakang rak dan area karet pintu. Karet pada pintu kulkas cenderung menjadi tempat penumpukan kotoran, remah makanan, dan jamur. Bersihkan karet dengan sikat gigi bekas yang lembut agar kotoran hilang sempurna, lalu lap kembali dengan kain basah untuk menghilangkan sisa sabun.

5. Gunakan cuka atau baking soda untuk noda membandel

Bila ada noda atau bau menyengat yang sulit dihilangkan dengan sabun, campurkan satu sendok makan baking soda atau cuka ke dalam satu liter air bersih. Celupkan kain ke dalam larutan ini, lalu gosokkan pada area yang kotor atau berbau. Baking soda dan cuka efektif menyerap bau tidak sedap sekaligus membunuh bakteri ringan. Setelah selesai, bersihkan kembali dengan kain basah biasa agar sisa larutan tidak tertinggal.

6. Keringkan seluruh bagian sebelum menyalakan kulkas kembali

Pastikan seluruh bagian kulkas, baik rak, laci, maupun permukaan dalamnya, sudah benar-benar kering sebelum memasang kembali dan menyalakan kulkas. Pasalnya, kondisi yang lembap dapat mempercepat pertumbuhan jamur dan menimbulkan bau tidak sedap.

Setelah yakin semua kering, susun kembali bagian-bagian kulkas ke tempat semula dan colokkan steker ke listrik. Tunggu beberapa menit hingga suhu kulkas kembali normal, baru masukkan makanan satu per satu secara rapi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....