Lingkungan Pertemanan Berpengaruh terhadap Keputusan Anak Muda

  • 21 Sep 2026 16:09 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas - Lingkungan pertemanan berpengaruh terhadap keputusan anak muda dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, anak muda perlu mengenali lingkungan pertemanan sehat agar terhindar dari tekanan.

Penyuluh Narkoba BNN Kabupaten Purbalingga, Asni Setiasih mengatakan pertemanan sehat ditandai rasa nyaman dalam bergaul. Menurutnya, hubungan tersebut tidak disertai tekanan atau paksaan mengikuti keinginan teman.

“Sirkel yang dibilang sehat itu ketika kita tidak merasa tertekan,” ujar Asni. Ia menambahkan, pertemanan sehat juga membuat setiap orang merasa nyaman satu sama lain.

Menurut Asni, pertemanan mulai tidak sehat ketika terdapat ancaman, intimidasi, atau paksaan. Kondisi tersebut dapat membuat seseorang kehilangan kebebasan menentukan pilihan.

Lingkungan pertemanan juga dapat memengaruhi keputusan terkait penyalahgunaan narkoba. Berdasarkan survei yang disampaikan Asni, 80 persen remaja yang pernah mencoba narkoba mendapatkannya pertama kali dari teman.

Asni mengingatkan anak muda mempertimbangkan keamanan dan kenyamanan diri dalam pergaulan. Dampak setiap ajakan juga perlu dipikirkan sebelum seseorang mengikuti keinginan teman.

Anak muda juga perlu berani menolak ajakan yang tidak sesuai prinsip dan nilai pribadi. Penolakan perlu disampaikan secara jelas agar tidak membuka ruang bagi teman untuk terus membujuk.

“Kalau kita memang tidak mau mengikuti, sampaikanlah dengan jelas tanpa ragu-ragu,” kata Asni. Ia mengingatkan anak muda untuk berani mengatakan tidak terhadap ajakan berisiko.

Jika tekanan terus terjadi, Asni menyarankan anak muda mengurangi intensitas pergaulan. Mereka dapat mencari lingkungan baru yang lebih positif dan memiliki kesamaan minat.

Pertemanan dengan orang yang memiliki hobi serupa dapat menjadi pilihan lingkungan yang lebih positif. Anak muda juga dapat memilih teman yang terbuka untuk berdiskusi.

Selain memperbaiki lingkungan pertemanan, anak muda dapat mencari aktivitas positif lainnya. Langkah tersebut dapat membantu menghindari ajakan yang berpotensi memberikan pengaruh buruk.

Menjaga jarak dari lingkungan berisiko menjadi salah satu cara melindungi diri dari pengaruh negatif. Anak muda juga perlu tetap mempertahankan prinsip ketika menentukan pilihan dalam pergaulan. (Niesela Nur Cahyani)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....