Dari Kaltim hingga Riau, Mahasiswa Rantau Ceritakan Kesan Kuliah di UMP
- 11 Sep 2026 22:00 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Sejumlah mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) datang dari berbagai daerah di luar Pulau Jawa. Bagi mereka, keputusan merantau ke Purwokerto tidak hanya didorong oleh pilihan program studi, tetapi juga pengalaman beradaptasi dengan lingkungan kampus yang memiliki latar belakang mahasiswa beragam.
Salah satunya Andi Niswah Azilah, mahasiswa asal Kalimantan Timur yang memilih Program Studi D4 Keperawatan Anestesiologi UMP. Niswah mengaku UMP menjadi pilihannya karena program studi tersebut belum tersedia di daerah asalnya.
"Saya memilih UMP karena ada anestesiologinya," ucap Niswah.
Kuliah di UMP juga menjadi pengalaman pertamanya tinggal di Pulau Jawa. Ia mengaku senang dapat bertemu dengan mahasiswa dari berbagai daerah, termasuk mahasiswa internasional.
"First impression saya, saya senang bisa bertemu teman dari berbagai daerah, dan ternyata di sini ada dari internasional juga. Pesan saya buat teman-teman, tetap semangat dan semoga kita bisa lulus dengan tepat waktu, mengikuti organisasi yang ada di UMP, dan membahagiakan orang tua," tuturnya.
Pengalaman beradaptasi dengan lingkungan baru juga dirasakan Olivia Rambu Leki, mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mengambil program studi yang sama. Ia memilih D4 Keperawatan Anestesiologi karena bidang tersebut masih tergolong jarang dan memiliki prospek kerja yang menurutnya menarik.
Sebagai mahasiswa non-Muslim, Olivia sempat merasa khawatir akan kesulitan beradaptasi di lingkungan kampus Muhammadiyah. Namun, kekhawatiran tersebut mulai berkurang setelah mengikuti kegiatan pengenalan kampus.
"Awal masuk UMP tentu membawa rasa ragu dan sedikit cemas terkait bagaimana saya akan beradaptasi dengan lingkungan kampus UMP yang berbasis Muslim. Namun, kekhawatiran itu seiring berjalannya waktu, selama saya memulai ospek, saya merasakan adanya kebersamaan dan toleransi yang sangat bagus," kata Olivia.
Menurut Olivia, pengalaman tersebut menjadi kesempatan untuk belajar mengenai toleransi dan menghargai perbedaan. Ia berharap lingkungan kampus tetap memberikan ruang yang nyaman bagi mahasiswa dengan latar belakang yang beragam.
Sementara itu, Anjelina Halawa atau Angel, mahasiswa asal Sumatra Utara, memilih UMP karena mempertimbangkan reputasi dan akreditasi perguruan tinggi tersebut.
Selama menjalani masa awal perkuliahan, Angel mengaku mendapat pengalaman positif dari lingkungan kampus maupun pertemanan.
"Kesan saya di UMP itu lingkungannya nyaman, teman-temannya suportif, dan juga memiliki toleransi yang tinggi. Saya sangat senang karena di sini saya mendapatkan teman-teman yang baik," ujar Angel.
Ia berharap UMP dapat terus mempertahankan lingkungan belajar yang mendukung mahasiswa sekaligus mendorong prestasi mereka.
Cerita serupa disampaikan Aurell Chintya Purba, mahasiswa asal Pekanbaru, Riau, yang mengambil Program Studi D4 Teknologi Radiologi Pencitraan. Ia memilih UMP atas rekomendasi kakaknya serta mempertimbangkan program studi yang telah terakreditasi unggul dan masih relatif jarang tersedia di perguruan tinggi lain.
Saat pertama kali datang ke Purwokerto, Aurell mengaku cukup terkejut dengan kondisi kampus. Namun, pengalaman tersebut kemudian dilanjutkan dengan proses beradaptasi bersama teman-teman dari berbagai latar belakang.
Sebagai mahasiswa Kristen di kampus Muhammadiyah, Aurell mengatakan dirinya mendapat pengalaman berinteraksi dengan lingkungan yang menurutnya terbuka dan toleran.
"Kesan di sini orangnya toleransinya tinggi. Saya kan dari latar belakang Kristen, di sini Muhammadiyah, jadi toleransinya tinggi banget. Kayak saya tetap ditemenin, diajak main juga, dicakapin duluan," kata Aurell.
Menurutnya, keberagaman mahasiswa menjadi alasan penting untuk menjaga sikap saling menghargai di lingkungan kampus.
"Paling utama itu toleransi sih nomor satu, karena kan kita berbeda-beda dari suku mana aja yang datang, dari beragam agama," ucapnya.
Cerita para mahasiswa tersebut menunjukkan pengalaman merantau dan beradaptasi dengan lingkungan baru di UMP. Berasal dari Kalimantan Timur, NTT, Sumatra Utara, hingga Riau, mereka membawa latar belakang berbeda dan mulai membangun pertemanan serta kehidupan akademik di Purwokerto.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....