UMP Latih Penderes Danasari Olah Gula Aren Kristal, Tingkatkan Nilai Jual

  • 10 Sep 2026 23:35 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purbalingga - Masyarakat Desa Danasari, Kabupaten Purbalingga, mendapat pelatihan pengolahan gula aren menjadi gula aren kristal. Pelatihan tersebut berlangsung dalam kegiatan Ruang Usaha Warga Pertemuan ke-7 Program PPK Ormawa 2026 HMPS PGSD Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP).

Kegiatan yang berlangsung di Rumah Kepala Desa Danasari itu menghadirkan Priyanto dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Purbalingga sebagai narasumber.

Gula aren selama ini menjadi salah satu hasil produksi masyarakat Desa Danasari. Hasil penyadapan nira aren umumnya diolah menjadi gula batangan dan dijual berdasarkan berat. Melalui pelatihan tersebut, masyarakat diperkenalkan pada alternatif pengolahan agar produk aren memiliki bentuk dan nilai jual yang lebih beragam.

Priyanto mengatakan potensi gula aren di Desa Danasari cukup besar sehingga perlu dikembangkan agar memberikan manfaat ekonomi yang lebih baik bagi masyarakat, khususnya para penderes.

“Di sini gula aren memang menjadi salah satu hasil yang banyak dihasilkan oleh masyarakat. Saya senang jika para penderes bisa sejahtera. Potensi yang sudah ada ini tinggal bagaimana kita kembangkan supaya memiliki nilai tambah,” ujarnya.

Dalam pelatihan, peserta tidak hanya mendapat penjelasan mengenai pembuatan gula aren kristal, tetapi juga mempraktikkan langsung proses pengolahannya. Tahapan yang dipelajari meliputi persiapan bahan, pemasakan, pengadukan, hingga pembentukan kristal.

Peserta juga mendapat pengetahuan mengenai pengolahan produk agar lebih mudah dikemas dan dipasarkan. Aspek kebersihan dan kualitas selama proses produksi turut menjadi bagian dari materi pelatihan.

Salah satu peserta, Sumedi, mengatakan pelatihan tersebut membantu masyarakat kembali mengingat proses pembuatan gula aren kristal yang sebelumnya pernah mereka pelajari.

“Kami bersyukur ada pelatihan seperti ini. Sebelumnya kami pernah belajar membuat gula aren kristal, tetapi karena sudah cukup lama jadi lupa caranya. Waktu itu juga tempat pelatihannya cukup jauh, sehingga sekarang dengan adanya pelatihan di desa kami bisa belajar dan praktik lagi,” kata Sumedi.

Penanggung Jawab Ruang Usaha Warga Tim PPK Ormawa HMPS PGSD UMP, Adit, mengatakan pelatihan diarahkan untuk membantu masyarakat mengembangkan potensi gula aren yang sudah tersedia di Desa Danasari.

“Kami berharap pelatihan ini bisa menjadi pengalaman baru bagi masyarakat, terutama para penderes, untuk mengolah gula aren menjadi produk yang lebih beragam dan bisa memiliki nilai jual lebih,” ujarnya.

Menurut Adit, gula aren kristal juga memiliki keunggulan dari sisi kepraktisan karena lebih mudah digunakan, dikemas, dan disimpan dibandingkan gula aren dalam bentuk batangan.

“Selain praktik pengolahan, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kualitas produk, mulai dari kebersihan selama proses produksi, hasil akhir, hingga pengemasan,” tuturnya.

Setelah praktik, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi mengenai pengembangan usaha gula aren. Peserta berbagi pengalaman terkait produksi dan pemasaran yang selama ini dilakukan sekaligus mendapat masukan mengenai peluang pengembangan produk.

Pengolahan gula aren menjadi bentuk kristal menjadi salah satu upaya diversifikasi produk berbasis potensi lokal Desa Danasari. Dengan pengolahan tersebut, hasil aren tidak hanya dijual dalam bentuk gula batangan, tetapi dapat dikembangkan menjadi produk dengan pilihan penggunaan dan kemasan yang lebih beragam.

Pelatihan ini juga dikaitkan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. Pengembangan produk lokal diarahkan tidak hanya pada peningkatan nilai ekonomi, tetapi juga pada penerapan proses produksi yang memperhatikan kebersihan, kualitas, efisiensi, dan pengemasan.

Pengetahuan yang diperoleh dari pelatihan diharapkan dapat diterapkan masyarakat secara mandiri dan dikembangkan menjadi kegiatan usaha. Dengan demikian, gula aren kristal dapat menjadi salah satu alternatif produk olahan yang mendukung pengembangan potensi ekonomi Desa Danasari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....