UMP Latih Peternak Silado Membuat Silase untuk Pakan Kambing

  • 14 Agt 2026 17:36 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas - Peternak kambing di Desa Silado, Kecamatan Sumbang, Banyumas, mendapat pelatihan pembuatan silase dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat DPPM Tahun 2026.

Pelatihan diberikan untuk membantu peternak menyediakan pakan ternak dengan kandungan gizi yang baik dan dapat disimpan dalam jangka waktu tertentu. Silase juga menjadi alternatif pakan ketika ketersediaan hijauan berkurang, terutama pada musim kemarau.

Program tersebut mendapat pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Pelaksanaannya diarahkan pada penerapan teknologi tepat guna untuk mendukung kegiatan peternakan masyarakat.

Ketua tim pengabdian, Eqwar Saputra, S.T., M.T., mengatakan selain memberikan pelatihan, tim juga menyerahkan mesin pencacah rumput kepada kelompok peternak. Alat tersebut digunakan untuk mempercepat proses pengolahan bahan baku silase.

“Penggunaan mesin pencacah rumput diharapkan mampu meningkatkan efisiensi proses pengolahan bahan baku pakan, mengurangi beban kerja peternak, serta menghasilkan silase dengan kualitas yang lebih baik,” kata Eqwar.

Menurutnya, peternak juga mendapat pendampingan dalam mengoperasikan mesin, membuat silase, serta melakukan perawatan alat. Pendampingan dilakukan agar peralatan yang diberikan dapat digunakan secara optimal.

Tim pengabdian terdiri atas Eqwar Saputra dari Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik UMP sebagai ketua, Dewi Sulistyowati dan Muhammad Azharul Rijal, S.Pi., M.Si., dari Program Studi Akuakultur Fakultas Pertanian dan Perikanan UMP, serta Eko Setiono, S.Pd., M.Si., dari Program Studi D3 Budidaya Ikan Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman.

Salah satu peternak mitra, Teguh Arifin, mengapresiasi pelatihan dan bantuan peralatan yang diberikan UMP. Menurutnya, mesin pencacah rumput dapat membantu peternak dalam menyiapkan pakan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada tim dosen UMP atas bantuan berupa pelatihan, pendampingan, dan pemberian mesin pencacah rumput yang sangat bermanfaat bagi kami,” ucap Teguh.

Ia berharap pendampingan serupa dapat dilanjutkan agar peternak semakin mampu mengelola usaha secara mandiri.

Program pengabdian tersebut diharapkan dapat membantu peternak di Desa Silado mengatasi persoalan ketersediaan pakan sekaligus meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan usaha peternakan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....