Kaka Slank dan Bupati Banyumas Pimpin Ratusan Skuteris Keliling Purwokerto
- 30 Agt 2026 17:49 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas – Raungan mesin ratusan skuter menggema di sejumlah ruas jalan Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Minggu (30/8/2026) siang. Dipimpin vokalis Slank, Akhadi Wira Satriaji alias Kaka, dan Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, rombongan skuteris berkeliling kota membawa pesan damai jelang Konser Berani Kita Beda Tour HS Hey Slank di GOR Satria Purwokerto.
Riding tersebut mengambil start dari Jembatan Gerilya Soedirman, tepatnya di kawasan Tugu Teratai yang menjadi salah satu ikon Purwokerto. Kaka tampak mengendarai Vespa di barisan depan, bersama Bupati Banyumas Sadewo, sebelum kemudian diikuti ratusan skuteris dari berbagai komunitas.
Tidak hanya pengguna Vespa, rombongan juga diikuti pengendara motor dari berbagai komunitas. Sejumlah komunitas yang ambil bagian antara lain Scooter Wangon Area Team (SWAT) dan Paguyuban Sekuteris Banyumas Raya (Paseban Raya). Pentolan SWAT Wangon Eko dan “Lurah” Paseban Raya, Inunk, turut berada dalam rombongan.
Eko mengatakan, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi komunitas skuteris untuk bersilaturahmi sekaligus bertemu dengan para Slankers dari berbagai daerah. Bahkan, sejumlah Slankers datang dari luar Banyumas dan telah tiba di Purwokerto sejak malam sebelumnya.
“Ini kesempatan kita untuk saling bersilaturahmi, nggak hanya dari komunitas Vespa aja. Termasuk juga dengan Slankers se-Banyumas, di luar Banyumas, jauh-jauh, ada yang tadi malam baru sampai Purwokerto. Mantap sekali riding bareng Slank dan HS,” kata Eko.
Menurut dia, kegiatan tersebut memberikan pengalaman positif bagi komunitas. Ia berharap agenda serupa dapat kembali digelar secara rutin karena mampu mempertemukan komunitas sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk menikmati rangkaian acara konser.
“Positif banget kegiatan ini. Kalau bisa tiap tahun diadakan,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari geliat event yang terus didorong di Kabupaten Banyumas. Sejak menjabat sebagai bupati pada 2024, ia menyebut setidaknya ada satu kegiatan besar yang digelar setiap bulan, baik olahraga, musik, maupun kegiatan komunitas.
“Event apa pun, seperti Purwokerto Half Marathon, trail, Jazz Gunung, bulan September nanti ada Banyumas Old City Run. Untuk event HS Slank masuk Purwokerto ini gebrakan luar biasa. Biasanya kecil, ini yang dibawa langsung Slank, langsung ‘gajah’ istilahnya,” kata Sadewo.
Menurut Sadewo, Banyumas memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan melalui kegiatan dan event berskala besar. Selain memiliki sejumlah tempat ikonik dan sejarah perjuangan kemerdekaan, Banyumas dinilai memiliki daya tarik ekonomi, termasuk biaya hidup yang relatif terjangkau.
“Tiap Agustus di Banyumas juga ada event tahunan Festival Kentongan,” jelasnya.
Usai berkeliling Purwokerto, rombongan riding melanjutkan perjalanan menuju GOR Satria sebagai lokasi finis sekaligus venue konser. Agenda riding menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang mengiringi Berani Kita Beda Tour HS Hey Slank sekaligus membawa pesan damai melalui komunitas dan musik.
Konser di Purwokerto merupakan titik kesembilan Berani Kita Beda Tour HS Hey Slank. Sejumlah musisi telah disiapkan untuk tampil, yakni Polkadots dari Purwokerto, FSTVLST, Karnamereka, dan Afterskema dari Yogyakarta, Preman Disco dari Bandung, Souljah dari Jakarta, serta Slank sebagai penampil utama.
Sebelum Purwokerto, rangkaian tur tersebut telah menyambangi Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Bali, Lampung, Malang, Palembang, dan Bandung. Riding bersama komunitas menjadi salah satu agenda yang menyertai rangkaian konser, dengan membawa semangat kebersamaan dan pesan damai di setiap kota yang disinggahi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....