ASN Purbalingga Galang Dana Ratusan Juta Rupiah untuk Korban Gempa NTT
- 23 Agt 2026 08:48 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purbalingga : Kepedulian terhadap korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Kalimantan mendorong Pemerintah Kabupaten Purbalingga bersama jajaran aparatur sipil negara (ASN) menggalang dana kemanusiaan.
Dari aksi tersebut terkumpul donasi sebesar Rp181.441.853. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Purbalingga Herni Sulasti kepada Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif dan Wakil Bupati Dimas Prasetyahani, kemudian diteruskan kepada Ketua PMI Kabupaten Purbalingga Hanung Wikantono untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana.
Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif mengatakan, penggalangan dana tersebut merupakan bentuk solidaritas pemerintah daerah dan ASN Purbalingga terhadap masyarakat yang sedang menghadapi bencana.
“Donasi yang terkumpul nantinya akan kami kirimkan untuk saudara-saudara kita di NTT dan Kalimantan,” kata Fahmi.
Ia mengajak masyarakat Purbalingga yang memiliki kemampuan secara finansial untuk turut berbagi dan membantu korban bencana.
“Semoga saudara-saudara kita di NTT dan Kalimantan yang saat ini sedang mengalami bencana segera dapat pulih seperti sediakala,” ujarnya.
Di tengah aksi solidaritas tersebut, Fahmi juga mengingatkan masyarakat Purbalingga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana kekeringan dan kebakaran lahan maupun hutan.
Sejumlah wilayah Purbalingga saat ini mengalami kekeringan. Masyarakat diminta menghemat penggunaan air dan menyimpan cadangan air jika memiliki tempat penyimpanan yang memadai.
Menurut Fahmi, berdasarkan informasi BMKG, kondisi kekeringan di Purbalingga berpotensi berlangsung cukup panjang hingga Februari mendatang.
“Bagi wilayah di Purbalingga yang mengalami kekeringan dapat dilaporkan melalui Lapor Masbup untuk segera dilakukan penanganan berupa dropping air bersih,” katanya.
Pemkab Purbalingga juga mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama membakar sampah atau lahan di tengah kondisi cuaca yang kering.
Sementara itu, penanganan kekeringan terus dilakukan melalui distribusi air bersih secara rutin ke wilayah yang membutuhkan. Masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih diminta segera melapor agar bantuan dapat disalurkan.
Pemkab Purbalingga berencana menjadikan Purbalingga Carnival sebagai agenda rutin. Ke depan, kegiatan tersebut diproyeksikan digelar setiap satu atau dua tahun sekali dengan konsep dan penyelenggaraan yang terus dikembangkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....