Hari UMKM Nasional, Jumlah Pelaku UMKM di Banyumas Meningkat Signifikan
- 12 Agt 2026 09:15 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Banyumas menunjukkan tren positif. Jumlah pelaku UMKM terus meningkat dan menjadi salah satu sektor yang dinilai memiliki prospek menjanjikan bagi perekonomian daerah.
Kepala Bidang UMKM DKUKMP Kabupaten Banyumas, Poniri, S.E, mengatakan jumlah pelaku UMKM di Banyumas mengalami peningkatan cukup signifikan. Pada 2024, tercatat sekitar 90 ribu pelaku UMKM, kemudian meningkat menjadi sekitar 230 ribu pelaku UMKM pada 2025.
Menurutnya, sektor perdagangan, industri, serta makanan dan minuman menjadi bidang usaha yang banyak digeluti pelaku UMKM di Banyumas.
“Kita bangga dan ini positif sekali terkait dengan perkembangannya, karena trennya naik pelaku usaha UMKM ini sendiri,” ujarnya.
Untuk mendorong UMKM semakin berdaya saing, DKUKMP Banyumas menjalankan berbagai program pemberdayaan, salah satunya melalui pelatihan. Pelatihan tersebut mencakup manajemen usaha, pemasaran, digital marketing, hingga manajemen keuangan.
Program tersebut diarahkan agar pelaku UMKM tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga dapat berkembang dan naik kelas. Selain pelatihan, pemerintah daerah juga memberikan pendampingan dalam pemenuhan legalitas dan sertifikasi usaha.
Di antaranya melalui pendampingan Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, serta Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Poniri menilai regenerasi pelaku UMKM di Banyumas juga menunjukkan perkembangan positif.
Generasi muda semakin banyak terjun ke dunia usaha, terutama karena lebih akrab dengan teknologi digital dan media sosial sebagai sarana pemasaran. Menurutnya, pemanfaatan platform digital seperti Instagram dan media sosial lainnya membuat generasi muda memiliki peluang lebih besar untuk memperluas pasar produknya.
Meski demikian, tantangan yang masih dihadapi adalah perubahan pola pikir pelaku UMKM agar tidak hanya berorientasi pada pasar lokal. Pelaku UMKM didorong mampu memperluas pemasaran hingga tingkat nasional, bahkan internasional.
“Harapannya dengan naik kelas itu bisa menjadi UMKM yang bisa ekspor. Itu bisa jadi naik kelas namanya,” jelasnya.
Selain pemasaran, peningkatan kualitas manajemen usaha juga menjadi perhatian. Pelaku UMKM diharapkan mampu memiliki sistem pengelolaan usaha yang baik sehingga perkembangan dan keberhasilan usahanya dapat diukur secara jelas.
Dalam momentum Hari UMKM Nasional, Poniri mengajak pelaku UMKM, baik generasi muda maupun generasi sebelumnya, untuk terus mengembangkan jejaring usaha. Menurutnya, jejaring dan komunitas dapat membuka peluang pemasaran serta memperluas jangkauan produk.
Pelaku UMKM juga diharapkan tidak hanya mengandalkan pasar di lingkungan sekitar, tetapi berani membawa produk Banyumas ke pasar yang lebih luas.
“Harus semangat dan UMKM ini harus naik kelas. Dari mikro menjadi kecil, dan dari kecil bisa menjadi menengah,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....