Dukung UMKM Naik Kelas, Halal Center UIN Saizu Perkuat Ekosistem Halal Desa

  • 05 Agt 2026 16:14 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto: Halal Center Universitas Islam Negeri (UIN) Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan ekosistem halal nasional melalui program pengabdian kepada masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan menggelar Sosialisasi Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) dan layanan Sertifikasi Halal Self Declare bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Desa Bangunkarya, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Bangunkarya itu merupakan hasil kolaborasi antara Halal Center UIN Saizu, Pemerintah Desa Bangunkarya, dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 140 UIN Saizu. Sebanyak 50 pelaku UMK, yang mayoritas merupakan perempuan pelaku usaha kuliner rumahan, mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias.

Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi halal sekaligus memperkuat daya saing UMKM di kawasan wisata yang tengah berkembang. Desa Bangunkarya sendiri dikenal sebagai salah satu desa wisata unggulan di Kabupaten Pangandaran melalui Kampung Wisata Cisangkal yang menawarkan potensi wisata alam, budaya, dan tradisi lokal.

Selain memiliki Hutan Adat Cisangkal sebagai kawasan konservasi sumber mata air, desa tersebut juga dikenal dengan keberadaan pohon durian lokal berusia lebih dari 300 tahun yang menjadi salah satu daya tarik wisata. Berkembangnya sektor pariwisata turut mendorong tumbuhnya berbagai usaha kuliner khas masyarakat sehingga sertifikasi halal dinilai penting untuk meningkatkan nilai tambah produk dan kepercayaan wisatawan.

Kepala Desa Bangunkarya, Yaya Suryana, mengatakan sertifikasi halal tidak hanya menjadi pemenuhan kewajiban administrasi, tetapi juga merupakan bagian dari peningkatan kualitas produk dan kesejahteraan masyarakat.

"Pelaku usaha perlu memahami Sistem Jaminan Produk Halal sebagai standar pangan yang aman, sehat, dan membawa kesejahteraan lahir maupun batin bagi masyarakat. Kerja sama dengan Halal Center UIN Saizu semakin mempererat silaturahmi Pemerintah Desa Bangunkarya dengan berbagai perguruan tinggi. Halal Center UIN Saizu menjadi institusi pertama dari Jawa Tengah yang menjalin kerja sama dengan kami," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Halal Center UIN Saizu Purwokerto, Dani Kusumastuti, mengapresiasi sambutan Pemerintah Desa Bangunkarya serta semangat para pelaku usaha yang mengikuti kegiatan. Ia juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa KKN Kelompok 140 UIN Saizu yang telah menginisiasi sekaligus memfasilitasi pelaksanaan program tersebut.

Menurut Dani, pemahaman terhadap Sistem Jaminan Produk Halal merupakan fondasi penting dalam membangun usaha yang berkelanjutan.

"SJPH bukan hanya persyaratan administratif untuk memperoleh sertifikat halal, tetapi merupakan sistem yang memastikan seluruh proses produksi halal dijalankan secara konsisten. Karena itu, penerapan SJPH harus menjadi DNA dalam aktivitas produksi seluruh pelaku usaha, baik skala besar, menengah, kecil, maupun mikro," katanya.

Ia menambahkan, penerapan sistem jaminan halal tidak hanya mendukung kepatuhan terhadap regulasi. Tetapi juga mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas akses pasar, dan memperkuat kepercayaan konsumen terhadap produk UMKM.

Sosialisasi berlangsung secara interaktif dengan menghadirkan dua narasumber, yakni dosen pemasaran STIE Muhammadiyah Cilacap, Irwan Saputro, dan Dani Kusumastuti selaku Penyelia Halal Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Materi disampaikan menggunakan pendekatan active learning melalui diskusi, simulasi, hingga permainan edukatif bertajuk "Tepuk Halal", sehingga peserta lebih mudah memahami prinsip-prinsip dasar Sistem Jaminan Produk Halal.

Antusiasme peserta terlihat pada sesi evaluasi, saat para pelaku usaha aktif menjawab pertanyaan terkait materi yang telah disampaikan. Halal Center UIN Saizu juga memberikan apresiasi berupa produk halal kepada peserta yang berhasil menjawab dengan benar.

Tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, Halal Center UIN Saizu turut memberikan pendampingan langsung kepada para pelaku UMK dalam proses pengajuan Sertifikasi Halal Self Declare. Pendampingan ini diharapkan mempermudah pelaku usaha memperoleh sertifikasi halal sehingga legalitas dan daya saing produk mereka semakin meningkat.

Melalui program tersebut, UIN Saizu kembali menegaskan perannya dalam mendukung percepatan sertifikasi halal nasional sekaligus memperkuat ekosistem halal di tingkat desa. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, mahasiswa KKN, dan pelaku UMKM diharapkan mampu melahirkan usaha yang lebih kompetitif, meningkatkan kepercayaan konsumen, serta memperkuat posisi Desa Bangunkarya sebagai destinasi wisata yang menghadirkan produk-produk halal berkualitas.

Program ini juga menjadi bukti bahwa perguruan tinggi tidak hanya berperan dalam bidang pendidikan dan penelitian. Tetapi turut hadir mendampingi masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi, inovasi, dan penguatan kapasitas UMKM agar mampu bersaing di pasar halal yang terus berkembang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....