Halo RRI: PMI Banyumas Pastikan Stok Darah Masih Aman Meski Permintaan Meningkat
- 10 Agt 2026 11:46 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas – Kebutuhan darah di Kabupaten Banyumas dan sejumlah daerah sekitarnya mengalami peningkatan dalam beberapa waktu terakhir.
Meski demikian, PMI Kabupaten Banyumas memastikan stok darah hingga saat ini masih mampu memenuhi kebutuhan rumah sakit.
Hal tersebut disampaikan Kepala Seksi Pelayanan Donor Darah PMI Kabupaten Banyumas,
M. Mulkhanasir, S.KM, dalam program Hallo RRI.
Menurutnya, peningkatan permintaan darah tidak hanya berasal dari rumah sakit di Banyumas, tetapi juga dari sejumlah daerah sekitar yang mengalami kekurangan stok, terutama untuk golongan darah A dan O.
"Permintaannya memang cukup naik. Kemarin hampir mencapai 300 permintaan karena beberapa wilayah di sekitar Banyumas stoknya minim, terutama golongan A dan O. Untuk Banyumas sendiri yang mulai sedikit juga golongan A dan O, terutama O. Namun sejauh ini kami masih bisa memenuhi kebutuhan rumah sakit, jadi stoknya masih aman," ujar Muhammad Nasir.
Ia menjelaskan, meningkatnya permintaan darah dipengaruhi kebutuhan pelayanan rumah sakit, seperti tindakan operasi dan layanan kesehatan lainnya.
Selain itu, PMI Kabupaten Banyumas juga membantu memenuhi kebutuhan darah dari sejumlah daerah, seperti Kebumen, Pangandaran, Bumiayu, hingga Purbalingga yang stok darahnya sedang menipis.
Muhammad Mulkhanasir juga menjelaskan bahwa transfusi darah saat ini dilakukan dengan mencocokkan golongan darah pendonor dan penerima untuk meningkatkan keamanan pasien.
Selain itu, ia mengatakan masih banyak masyarakat yang ragu mendonorkan darah karena berbagai mitos, seperti takut jarum suntik atau khawatir tubuh menjadi lemas setelah donor darah.
Menurutnya, kondisi tersebut terjadi karena kurangnya pemahaman masyarakat sehingga PMI terus menggencarkan edukasi, khususnya kepada pelajar di berbagai sekolah.
"Masyarakat yang berpikiran seperti itu bukan berarti tidak mau donor, tetapi belum tahu. Karena itu kami terus melakukan edukasi ke sekolah-sekolah agar mereka memahami manfaat donor darah," katanya.
Muhammad Mulkhanasir menambahkan, jumlah pendonor sukarela di Banyumas hingga kini masih mampu memenuhi kebutuhan darah rumah sakit setiap bulan. Bahkan, PMI Kabupaten Banyumas juga dapat membantu memenuhi kebutuhan darah di sejumlah daerah lain yang mengalami kekurangan stok. (Siti Nuriyah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....