Dorong Pasar Lebih Ramai, DKUKMP Banyumas Gelar Festival Pasar Rakyat
- 19 Sep 2026 13:06 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas – Pemerintah Kabupaten Banyumas melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (DKUMP) menggelar Festival Pasar Rakyat di Pasar Rakyat Sokaraja pada 19-20 September 2026. Festival ini digelar untuk meningkatkan aktivitas perdagangan dan menarik lebih banyak pembeli ke pasar.
Beragam kegiatan diadakan dalam festival tersebut, termasuk bazar yang melibatkan 23 pelaku UMKM. Seluruh UMKM yang mengikuti kegiatan merupakan pedagang yang berjualan di Pasar Rakyat Sokaraja.
Kepala DKUKMP Banyumas Gatot Eko Purwadi menyampaikan bahwa Festival Pasar Rakyat berangkat dari keresahan pedagang yang mengeluhkan sepinya pembeli. Event ini juga menjadi bagian dari program yang telah disiapkan pemerintah dan akan terus dikembangkan.
“Kami menyerap aspirasi dari teman-teman pedagang. Mereka bilang ‘Pak, kok pasarnya sepi, coba ada event dan sebagainya’. Memang festival ini bukan event dadakan, tetapi sudah terprogram dan masuk program Trilas-nya Pak Bupati. Trlias keempat,” tutur Gatot usai pembukaan Festival Pasar Rakyat, Sabtu (19/9/2026).
DKUKMP Banyumas berencana menjadikan Festival Pasar Rakyat sebagai kegiatan rutin. Festival akan digelar dua kali dalam setahun di lokasi yang berbeda-beda.
“Kami usahakan setiap tahun ada dua kali kegiatan, di pertengahan dan akhir tahun. Lokasinya pindah-pindah. Di sini ada 28 pasar. Nanti kita lihat lokasi yang potensial,” tutur Gatot.

Penyelenggaraan Festival Pasar Rakyat mendapat apresiasi dari Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono. Bupati menyebut, festival ini menjadi salah satu upaya untuk menghidupkan kembali aktivitas perdagangan di pasar rakyat.
Menurutnya, pasar rakyat memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat. Pasar tidak hanya menjadi pusat pemenuhan kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial dan ekonomi, serta tempat bertumbuh bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Ini momentum untuk mengembalikan keramaian pasar meningkatkan kunjungan dan transaksi perdagangan serta membangun citra pasar rakyat yang lebih baik lebih menarik, lebih modern, dan berdaya saing, sehingga mampu mengimplementasikan core value pasar rakyat, yaitu ramah, segar, dan terpercaya,” kata Sadewo.
Sadewo juga mengapresiasi keterlibatan pedagang, pelaku UMKM, perbankan, serta platform digital dalam Festival Pasar Rakyat 2026. Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai festival, tetapi dilanjutkan dengan penguatan inovasi dan aktivitas perdagangan di pasar rakyat.
“Mari kita jadikan festival pasar rakyat ini sebagai titik tolak untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong, inovasi dan daya saing pasar rakyat di Kabupaten Banyumas,’’ ucapnya.
Festival Pasar Rakyat Kabupaten Banyumas 2026 mengusung tema “Pasar Rakyat Maju, UMKM Tumbuh, Ekonomi Banyumas Tangguh”.
Sejumlah inovasi turut diperkenalkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari penggunaan QRIS transaksi bersama Bank Jateng, hingga digitalisasi penjualan melalui GrabMart. Selain itu, festival tersebut menjadi ajang peluncuran Koperasi Pasar Rakyat dan Unit Pengumpul Zakat Pasar Rakyat Sokaraja.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....