MPLS PKBM Surya Muhammadiyah Resmi Dibuka, Banyumas Perkuat Program Pasti Sekolah

  • 09 Agt 2026 18:55 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Surya Muhammadiyah Tahun Ajaran 2026/2027 resmi dibuka di Auditorium Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Minggu (9/8/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari kolaborasi Pemerintah Kabupaten Banyumas dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyumas dalam memperluas akses pendidikan masyarakat.

Pembukaan MPLS tersebut diikuti peserta didik dari 25 PKBM yang berada di Kabupaten Banyumas. Program ini juga menjadi salah satu langkah untuk mendukung Program Pasti Sekolah dalam menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS).

Ketua Penyelenggara MPLS PKBM Surya Muhammadiyah, Asep Saeful Anwar, mengatakan pelaksanaan MPLS menjadi langkah awal bagi warga belajar untuk kembali mengikuti proses pendidikan melalui jalur nonformal.

Menurutnya, antusiasme masyarakat mengikuti program tersebut cukup tinggi. Hal itu terlihat dari jumlah peserta yang berhasil dijaring hingga pelaksanaan pembukaan MPLS.

“Dari total 813 peserta yang masuk, terdiri dari 213 warga belajar Paket A, 225 Paket B, dan 374 Paket C. Latar belakang pesertanya sangat beragam, bahkan ada yang berusia hingga 55 tahun dan pasangan suami istri yang antusias mendaftar bersama,” ucapnya..

Asep mengatakan kehadiran 25 PKBM secara serentak dalam pembukaan MPLS menunjukkan besarnya dukungan berbagai pihak terhadap upaya memberikan kesempatan pendidikan bagi masyarakat.

Sementara itu, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengapresiasi keterlibatan Muhammadiyah, pengelola PKBM, tutor, akademisi, dan masyarakat dalam memberikan kesempatan pendidikan bagi warga yang sebelumnya tidak melanjutkan sekolah.

“Saya menyampaikan apresiasi dan berterima kasih kepada jajaran Muhammadiyah Banyumas. PKBM ini sudah mampu merangkul lebih dari 800 warga belajar untuk kembali mengenyam pendidikan. Ini adalah dukungan luar biasa bagi Pemkab Banyumas dalam mengentaskan anak tidak sekolah,” ujar Bupati Banyumas.

Menurutnya, PKBM tidak hanya menjadi tempat bagi masyarakat untuk kembali belajar, tetapi juga memberikan kesempatan untuk mengembangkan potensi, menambah pengetahuan dan keterampilan, serta mempersiapkan masa depan.

“Oleh karena itu, saya berpesan manfaatkanlah kesempatan belajar di PKBM ini dengan sebaik-baiknya. Jangan ragu untuk bertanya, jangan takut untuk berdiskusi dan gali ilmu sebanyak mungkin. Jadikan proses belajar ini sebagai perjalanan yang menyenangkan dan bermakna,” tuturnya.

Bupati menegaskan, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penanganan ATS tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Menurutnya, diperlukan gotong royong berbagai elemen masyarakat agar semakin banyak warga Banyumas mendapatkan kesempatan memperoleh pendidikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....