Bupati Banyumas ke Peserta YVLC: Kalian Bukan Generasi Rebahan
- 07 Jul 2026 17:40 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas– Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengajak ratusan anggota Palang Merah Remaja (PMR) menjadi generasi yang siap memimpin, peduli terhadap sesama, dan berani mengambil peran menghadapi berbagai tantangan zaman. Pesan itu disampaikan saat membuka Youth Volunteer Leadership Camp (YVLC) VII Forum Remaja Palang Merah Indonesia (FORPIS) Kabupaten Banyumas 2026 di Taman Langit Baturraden, Selasa (7/7/2026).
Menurut Sadewo, YVLC bukan sekadar kegiatan berkemah, melainkan tempat menempa karakter dan kepemimpinan bagi generasi muda yang akan menjadi penerus bangsa.
"Youth Volunteer Leadership Camp bukanlah acara biasa. Ini adalah medan latihan kepemimpinan, tempat kalian belajar menjadi pemimpin yang tidak hanya pandai berbicara, tetapi juga berani bertindak, tulus memberi, dan tangguh menghadapi tantangan zaman," kata Sadewo.
Ia menilai dunia saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari krisis iklim, pandemi, bencana, kesenjangan sosial hingga disrupsi teknologi. Karena itu, dibutuhkan anak muda yang memiliki kepedulian dan semangat menjadi relawan.
"Di tengah semua itu muncul pertanyaan, siapa yang peduli, siapa yang siap membantu, dan siapa yang berani tampil? Jawabannya adalah relawan. Relawan seperti kalian yang sejak muda sudah terbiasa melayani, memberi, dan mencintai tanpa syarat," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sadewo menitipkan tiga pesan kepada seluruh peserta. Pertama, membangun jiwa kepemimpinan sejak dini dengan berani mengambil tanggung jawab dan memulai dari hal-hal sederhana.
Kedua, menumbuhkan kepedulian dan ketangguhan karena kesuksesan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga kemampuan membantu sesama. Ketiga, menjaga semangat persatuan dan gotong royong meski berasal dari latar belakang yang berbeda.
"Kalian bukan generasi rebahan, tetapi generasi perubahan. Kalian bukan penonton masa depan, melainkan pelaku peradaban," tegasnya.
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Banyumas Nungky Harry Rachmat mengatakan YVLC merupakan program strategis untuk membentuk generasi muda yang memiliki jiwa kepemimpinan, karakter kemanusiaan, kemampuan berorganisasi, serta semangat kerelawanan.
Tahun ini, YVLC mengusung tema "Menumbuhkan Jiwa Kepemimpinan dan Meningkatkan Kualitas PMR yang Unggul". Menurut Nungky, tema tersebut menjadi komitmen PMI untuk melahirkan pemimpin muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, empati, dan semangat melayani.
YVLC VII digelar selama tiga hari, 7–9 Juli 2026, di Taman Langit Baturraden. Kegiatan ini diikuti 253 peserta dari 127 unit PMR tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Banyumas, terdiri atas 147 anggota PMR Madya dan 106 anggota PMR Wira.
Selama pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai materi dengan metode experiential learning melalui diskusi, simulasi, dinamika kelompok, hingga praktik lapangan. Mereka juga mendapatkan pembekalan kepemimpinan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X Jawa Tengah, Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Universitas Jenderal Soedirman, serta PMI Banyumas.
Selain itu, peserta dibekali materi kepalangmerahan, seperti pertolongan pertama, pendidikan remaja sebaya, perawatan keluarga, hingga uji kecakapan PMR.
Kegiatan ini juga menjadi ajang regenerasi organisasi melalui pemilihan Koordinator FORPIS Kabupaten Banyumas dan koordinator FORPIS wilayah masa bakti 2026–2027.
"Jangan hanya pulang membawa sertifikat, tetapi pulanglah membawa semangat baru, karakter yang lebih kuat, keterampilan yang lebih baik, dan komitmen yang lebih besar untuk mengabdi kepada sesama," tutup Nungky.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....