Tampil di Istana, Penari Banyumas Bawa Misi Kenalkan Budaya ke Generasi Muda
- 11 Agt 2026 08:56 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Kesempatan tampil di Istana Negara menjadi kebanggaan sekaligus momentum bagi penari Banyumas untuk mengenalkan budaya daerah kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda. Para penari kini menjalani latihan intensif sebagai persiapan sebelum berangkat ke Jakarta.
Pelatih Tim Kesenian Banyumas, Janu, mengatakan, kedisiplinan menjadi standar utama yang diterapkan kepada para penari, terutama dalam hal ketepatan waktu.
“Standar khusus yang kita dan tim Banyumas itu, yang pertama adalah kedisiplinan, yang utama adalah tentang waktu. Penari kita beri arahan sebelum latihan dimulai, kita harus tepat waktu satu jam sebelumnya, kemudian mempersiapkan segala fisik dan mental untuk mendengarkan arahan dari para pelatih maupun koreografer,” ujar Janu.
Janu mengatakan, tantangan dalam melatih para penari cukup beragam karena setiap penari memiliki karakter dan kondisi emosional yang berbeda. Dalam waktu latihan yang terbatas, pelatih dan koreografer harus memanfaatkan setiap kesempatan untuk memberikan arahan, termasuk dalam menyatukan rasa dan pola lantai.
Janu berharap para penari tidak cepat puas setelah mendapatkan kesempatan tampil di Istana Negara. Ia meminta kesempatan tersebut dijadikan motivasi untuk terus berkembang dan tetap menjaga nilai tradisi Banyumas.
Sementara itu, salah satu penari yang menjadi delegasi Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang, Febrian Saputra Dewa, mengaku bangga mendapat kesempatan tampil di Istana Negara. Kesempatan tersebut menjadi pengalaman pertama bagi Febrian untuk mengikuti proses menuju penampilan di Istana sekaligus berproses bersama para seniman Indonesia.
Febrian mengatakan, stamina, konsentrasi, dan kondisi fisik menjadi hal yang sangat dibutuhkan selama persiapan. Para penari harus mengejar materi dan pola lantai dalam waktu latihan yang singkat.
“Mungkin harapan dari saya mewakili peserta Banyumas tetap exist, tetap jaya budaya-budaya kabupaten Banyumas tetap dikenal oleh masyarakat luas khususnya di kalangan muda,” katanya.
Febrian berharap, kesempatan tampil di Istana Negara dapat menjadi momentum untuk membawa nama budaya Banyumas agar semakin dikenal, khususnya oleh generasi muda. (Dina Darozatun)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....