Suwardi dan Kartini Jadi Pasangan Tertua Banyumas Mantu 2026

  • 11 Agt 2026 10:25 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas – Kisah pertemuan Suwardi, 63 tahun, dan Kartini, 49 tahun, menjadi salah satu cerita menarik dalam program Banyumas Mantu 2026. Keduanya menjadi pasangan tertua yang akan mengikuti prosesi nikah massal bersama pasangan lainnya.

Suwardi dan Kartini pertama kali bertemu pada 2011. Pertemuan keduanya terjadi secara tidak sengaja ketika Suwardi tengah mengerjakan pemasangan gypsum di sebuah rumah di kawasan sekitar Universitas Wijayakusuma Purwokerto.

Dari pertemuan tersebut, keduanya kemudian saling mengenal dan menjalin hubungan. Saat itu, Suwardi dan Kartini sama-sama telah menjalani kehidupan masing-masing setelah berpisah dengan pasangan sebelumnya.

Kartini mengatakan, dirinya mengetahui informasi program Banyumas Mantu 2026 dari media sosial. Awalnya, ia berniat mendaftarkan anaknya, namun kemudian mengetahui bahwa dirinya juga dapat mengikuti program tersebut.

“Saya senang. Ada pendaftaran seperti ini, jadi urusannya lancar. Awalnya mendaftarkan anak, kemudian saya tanya apakah boleh ikut, ternyata boleh,” ujar Kartini.

Bagi Kartini, kesempatan mengikuti Banyumas Mantu menjadi momentum untuk mendapatkan kepastian hukum atas pernikahan mereka. Ia juga mengaku mendapat dukungan dari keluarga, termasuk anak-anaknya.

Sementara itu, Suwardi mengatakan dirinya sebelumnya telah menjalani beberapa kali pernikahan. Sebagian hubungan rumah tangganya berakhir karena persoalan ekonomi dan kematian pasangan.

Dalam program Banyumas Mantu 2026, Suwardi dan Kartini akan mendapatkan berbagai fasilitas pernikahan secara gratis. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Banyumas Wedding Expo yang dijadwalkan berlangsung pada 4 hingga 6 September 2026.

Program Banyumas Mantu tidak hanya menyasar pasangan yang belum menikah secara resmi, tetapi juga memberikan kesempatan bagi pasangan yang sebelumnya telah menikah secara agama atau siri untuk mendapatkan legalitas pernikahan secara negara.

Kisah Suwardi dan Kartini menjadi gambaran bahwa kesempatan untuk mendapatkan kepastian hukum dalam pernikahan dapat hadir di berbagai usia. Keduanya kini bersiap mengikuti prosesi pernikahan bersama pasangan peserta Banyumas Mantu 2026 lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....