Sekolah Rakyat Banyumas Siap Tampung 270 Siswa, Kuota SD Belum Terpenuhi
- 03 Jul 2026 21:29 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Sekolah Rakyat Banyumas menyiapkan daya tampung sebanyak 270 peserta didik pada tahun ajaran 2026/2027. Masing-masing jenjang pendidikan, mulai SD, SMP, hingga SMA, disediakan kuota 90 siswa dengan sistem pembelajaran berasrama.
Kepala Sekolah Rakyat Banyumas Siti Isbandiyah mengatakan proses penerimaan peserta didik terus berjalan. Hingga saat ini, kuota untuk jenjang SMP dan SMA telah terpenuhi, sedangkan penerimaan siswa SD masih terus dilakukan.
"Untuk SMP sekitar 400 peminat sudah dijangkau 90, kemudian SMA sekitar 360 peminat sudah terjangkau 90. Kemudian SD yang ini masih belum penuh, sekitar 25," ujarnya.
Isbandiyah menjelaskan, belum terpenuhinya kuota SD bukan karena kurangnya minat terhadap program Sekolah Rakyat. Menurutnya, sebagian orang tua masih belum siap melepas anak usia sekolah dasar untuk mengikuti pendidikan dengan sistem asrama.
"Kita juga menyadari tidak bisa memaksakan. Kebanyakan karena orang tua masih belum tega atau anaknya belum mau pisah dengan orang tuanya,” tuturnya.
Ia mengatakan, apabila hingga batas akhir penerimaan kuota SD tetap belum terpenuhi, pemerintah telah mengajukan usulan kepada Kementerian Sosial agar sisa kuota tersebut dialihkan ke jenjang SMP dan SMA yang memiliki jumlah peminat lebih banyak.
"Karena kemarin yang saya pahami sudah diajukan permohonan kepada Kementerian Sosial agar kekurangannya dialokasikan untuk SMP dan SMA," tuturnya.
Di sisi lain, Isbandiyah memastikan Sekolah Rakyat Banyumas siap memulai kegiatan belajar mengajar sesuai jadwal. Sejumlah fasilitas utama telah siap digunakan, sementara penyelesaian pembangunan yang tersisa masih berada pada tahap akhir.
Hal itu juga dipastikan saat Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti bersama Sekretaris Daerah Banyumas Agus Nur Hadie meninjau langsung kesiapan Sekolah Rakyat di Desa Karangcegak, Kecamatan Sumbang, Jumat (3/7/2026). Berdasarkan hasil peninjauan, progres pembangunan telah mencapai sekitar 90 persen dan ditargetkan rampung sebelum tahun ajaran baru dimulai.
Menurut Wabup Lintarti, Sekolah Rakyat Banyumas dilengkapi berbagai fasilitas penunjang pembelajaran, mulai dari ruang kelas, asrama putra dan putri, asrama guru, laboratorium bahasa, laboratorium komputer, kantin, gedung serbaguna, tempat ibadah, hingga lapangan basket dan mini soccer.
"Fasilitasnya lengkap, jadi memang sangat bagus dalam menunjang proses pembelajaran nantinya," ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Banyumas Agus Nur Hadie menjelaskan Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi anak-anak yang berasal dari keluarga desil 1 dan desil 2 atau kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.
Proses seleksi dilakukan oleh Kementerian Sosial bersama Dinas Sosial dengan mempertimbangkan sejumlah indikator, seperti kondisi ekonomi keluarga, jumlah tanggungan, hingga beban pinjaman yang dimiliki.
Meski proses penyelesaian bangunan masih berlangsung, Agus memastikan kegiatan belajar mengajar akan tetap dimulai sesuai jadwal dengan memanfaatkan fasilitas yang telah siap digunakan.
"Kalau guru, kepala sekolah sudah siap, tempat tidur juga sudah siap," tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....