Banyumas Ubah Sampah Jadi Komoditas lewat KSM dan TPST
- 11 Agt 2026 13:49 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Pemerintah Kabupaten Banyumas telah menghapus retribusi sampah dan beralih ke model pengelolaan berbasis masyarakat, dengan mengandalkan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) untuk mengolah sampah menjadi produk bernilai ekonomi.
KSM Brayan Makmur di kawasan Tanjung, Purwokerto, misalnya, mengolah sekitar 7 ton sampah setiap hari dari sampah rumah tangga, sekolah, bahkan rumah makan. Proses pengolahan sampah meliputi penjemputan, pemilahan manual, dan penyaringan menggunakan mesin untuk memisahkan material organik dan anorganik.
Sampah organik dimanfaatkan untuk pakan budidaya maggot, sedangkan barang rongsok bernilai dijual ke pengepul. Operasional harian KSM dibiayai secara mandiri melalui iuran warga yang berlangganan layanan kebersihan.
“Jadi, prinsipnya sampah itu menjadi sampah kalau tercampur, kalau tidak tercampur itu namanya rongsok. Sisa makanan pun kalau dipisah bisa jadi duit. Menurut saya sebagai pengelola, sampah hari ini selesai hari ini lebih aman dari bau,” kata Zaenul, Ketua KSM Brayan.
Material anorganik yang tidak terserap di tingkat KSM dikirim ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) BLE Banyumas. Di fasilitas ini, sampah dicacah dan diolah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) serta bubur sampah untuk bahan baku briket pengganti batu bara.
Kepala Unit Pengelola Kebersihan dan Pertamanan (UPKP) Purwokerto, Muhilal, S.T., mengatakan saat ini pihaknya melayani 27 KSM di wilayah Purwokerto, Karanglewas, dan Kedungbanteng. UPKP bertugas mengangkut sampah yang tidak terolah ke TPST BLE agar tidak terjadi penumpukan.
“Banyumas sudah mengolah sampah 70%, katakanlah, yang 30% itu di kecamatan-kecamatan yang belum ada TPST. 15 TPST mau dibangun, waktu kunjungan presiden waktu itu mau dibantu supaya sampah di wilayah Banyumas 100% bisa terolah,” ujarnya.
Rencana pembangunan TPST ini meliputi wilayah kecamatan Kembaran, Somagede, Lumbir, dan beberapa kecamatan lainnya. Pemda berperan memberikan dukungan berupa penyediaan sarana dan prasarana awal, seperti bangunan gedung dan mesin pengolah. (Andika)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....