80 Siswa SNT 2 Banyumas Ikuti MPLS di Semarang
- 11 Agt 2026 14:31 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Sebanyak 80 siswa terpilih menjadi peserta didik Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 2 Banyumas. Mereka terdiri atas 40 siswa SMP dan 40 siswa SMA yang lolos seleksi Tes Bakat Skolastik (TBS).
Sekretaris Dinas Pendidikan Banyumas Wahyu Adhi Fibrianto mengatakan, seleksi diikuti 74 calon siswa SMP dan 68 calon siswa SMA. Dari masing-masing jenjang, kemudian dipilih 40 siswa.
"Kalau yang SMP 74, yang SMA 68, terpilih 40 untuk masing-masing jenjang,” ucap Wahyu.
Para siswa tersebut selanjutnya mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama satu pekan di Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Tengah, Semarang. Mereka diberangkatkan dari Halaman Pendopo Si Panji Purwokerto, Selasa (11/8/2026).
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan MPLS menjadi kesempatan bagi siswa untuk beradaptasi dengan lingkungan baru. Ia meminta para siswa membangun kemandirian, kedisiplinan, serta hubungan yang baik dengan teman.
"Anak-anakku, MPLS ini bukan cuma soal perkenalan dengan sekolah. Lebih dari itu, ini adalah proses untuk belajar menjadi pribadi yang lebih mandiri, lebih disiplin, dan lebih siap mengikuti kegiatan belajar ke depannya," ujarnya.
Sadewo juga meminta siswa tidak takut mencoba hal baru dan mampu menghargai perbedaan selama mengikuti pendidikan di SNT 2 Banyumas.
"Belajar menghargai perbedaan dan bangun persahabatan yang baik. Karena nanti, bukan hanya nilai pelajaran yang akan menemani kalian, tapi juga pengalaman dan pertemanan yang dibangun selama sekolah," katanya.
Usai mengikuti MPLS, para siswa akan menjalani kegiatan belajar mengajar di sekolah transit yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Banyumas. Sekolah tersebut akan digunakan sementara hingga gedung permanen SNT 2 Banyumas selesai dibangun.
Pemkab Banyumas telah menyiapkan lahan sekitar 17 hektare di Desa Kaliori, Kecamatan Kalibagor, untuk pembangunan SNT 2 Banyumas. Lahan tersebut telah diserahkan kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga menyiapkan sekitar tiga hektare di lokasi yang sama.
Sadewo mengatakan pembangunan gedung SNT menjadi kewenangan pemerintah pusat. Berdasarkan informasi yang diterima Pemkab Banyumas, pembangunan gedung SNT 2 Banyumas direncanakan mulai Oktober 2026.
Menurut Sadewo, SNT 2 Banyumas nantinya akan memiliki kualitas pendidikan yang baik dengan konsep bangunan yang kurang lebih menyerupai Sekolah Rakyat. Namun, SNT 2 Banyumas tidak menerapkan sistem boarding school.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....