Dindik Banyumas Siapkan Pendampingan dan Infrastruktur Sukseskan SPMB Online
- 21 Mei 2026 12:15 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mendukung pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Online jenjang Sekolah Dasar (SD). Khususnya bagi masyarakat yang mengalami kendala akses internet maupun keterbatasan pemahaman teknologi digital.
Hal tersebut disampaikan Kasi Kurikulum SD Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Muhamad Robani, S.Pd,. M.Pd. Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan SPMB Online tidak diterapkan di seluruh wilayah Kabupaten Banyumas.
Sistem tersebut saat ini hanya diberlakukan untuk sekolah-sekolah di wilayah eks kota atau Purwokerto, meliputi Purwokerto Barat, Timur, Utara, dan Selatan, dengan total 73 sekolah dasar.
“Tidak semua wilayah melaksanakan SPMB secara online. Sistem ini khusus untuk sekolah-sekolah di wilayah eks kota Purwokerto,” ujarnya.
Untuk memastikan masyarakat dapat mengikuti proses pendaftaran dengan baik, Dinas Pendidikan telah melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada berbagai pihak. Mulai dari koordinator wilayah kecamatan (wilcam), operator sekolah, guru, hingga komunitas sekolah dan orang tua murid, baik dari tingkat TK maupun SD.
Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat memiliki pemahaman yang cukup mengenai mekanisme SPMB Online, sehingga proses pendaftaran dapat berjalan lebih mudah dan minim hambatan. Selain sosialisasi, Dinas Pendidikan juga memperkuat aspek infrastruktur teknologi guna mengantisipasi kendala teknis saat pelaksanaan.
Robani menyebut, penerapan sistem online ini sebenarnya telah melalui kajian sejak beberapa tahun lalu dan baru dapat direalisasikan pada tahun ini. Dalam persiapannya, Dinas Pendidikan menggandeng Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Banyumas untuk memperkuat sarana pendukung, termasuk peningkatan kapasitas server.
“Berkaca dari pelaksanaan SPMB SMP tahun lalu yang sempat mengalami kendala, kini telah dilakukan penambahan server agar proses berjalan lebih lancar,” katanya.
Tidak hanya itu, Dinas Pendidikan juga menggelar bimbingan teknis (bimtek) bagi guru dan operator sekolah guna memastikan pemahaman terhadap aplikasi SPMB Online. Melalui kegiatan tersebut, berbagai kendala teknis yang mungkin muncul dapat segera diidentifikasi dan diperbaiki.
“Kalau masih ditemukan kendala, kami meminta segera dilaporkan agar bisa langsung dilakukan evaluasi dan perbaikan,” katanya kembali.
Dinas Pendidikan Banyumas berharap penerapan SPMB Online SD tahun ini dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Sistem ini diharapkan mampu menghadirkan layanan pendidikan yang lebih efisien, praktis, mudah, murah, transparan, dan adil bagi masyarakat.
Dengan sistem daring, orang tua tidak lagi direpotkan dengan berbagai persyaratan administrasi fisik seperti fotokopi dokumen dalam jumlah banyak. Proses pendaftaran kini cukup dilakukan melalui perangkat digital dari rumah.
“Harapannya masyarakat semakin mudah dan biaya yang dikeluarkan juga lebih ringan dalam proses SPMB,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....