Lewat Rakor, PKK Banyumas Selaraskan Program Pembangunan Daerah

  • 15 Des 2025 20:56 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Banyumas: Tim Penggerak PKK Kabupaten Banyumas menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Pendopo Sipanji Purwokerto, Senin (15/12/2025). Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono yang didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas Agus Nur Hadie serta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banyumas Ny. Nuraeni Sadewo.

Rakor dihadiri oleh seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Banyumas dan berbagai mitra strategis TP PKK, termasuk Kepala BNN, Kantor Kementerian Agama, Ketua Komisi Penanggulangan HIV/AIDS, Ketua Muslimat NU, Ketua Aisyiyah Kabupaten Banyumas, serta pengurus TP PKK Kabupaten dan para Camat beserta Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Banyumas yang berpartisipasi secara daring.

Ketua TP PKK Kabupaten Banyumas Ny. Nuraeni Sadewo dalam laporannya menjelaskan bahwa Rakor ini menjadi sarana sinkronisasi sekaligus pembinaan bagi Tim Penggerak PKK Kabupaten Banyumas. Pelaksanaan kegiatan mengacu pada hasil Rapat Koordinasi 10 Program Pokok PKK Tahun 2025, Rakor PKK Provinsi Jawa Tengah, serta Program Kerja TP PKK Kabupaten Banyumas Tahun 2025. Tujuan utamanya adalah menyelaraskan program dan kegiatan PKK dengan program OPD agar berjalan seiring dan saling mendukung.

“Materi Rakor meliputi penyampaian Rencana Kerja Ketua Tim Penggerak PKK Tahun 2026, sinergitas program kerja PKK dalam mengakselerasi penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Masa Jabatan (LPJMD) Tahun 2025–2029, serta pembinaan oleh Ketua Pembina Tim Penggerak PKK Kabupaten Banyumas,” ujarnya.

Baca juga: Banyumas Fun Walk, Himpaudi Serukan Kesetaraan Guru PAUD

Pada kesempatan yang sama, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono memberikan apresiasi atas peran strategis Tim Penggerak PKK dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, PKK memiliki jaringan yang luas hingga tingkat desa, RW, dan RT, sehingga menjadi mitra penting pemerintah dalam menyampaikan, melaksanakan, dan mengawal berbagai program pembangunan agar benar-benar dirasakan masyarakat hingga lapisan terbawah.

Sadewo juga menekankan pentingnya penentuan prioritas program yang berdampak langsung bagi masyarakat serta disesuaikan dengan kemampuan anggaran.

"Saya harap PKK terus menjaga komitmen dan integritas, bekerja dengan tulus dan ikhlas, serta senantiasa berpikir kreatif dan inovatif agar menjadi organisasi yang tangguh, mandiri, independen, dan adaptif terhadap tantangan zaman," kata Bupati.

Salah satu program yang mendapat perhatian dalam Rakor tersebut adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bupati Sadewo menyampaikan bahwa Kabupaten Banyumas menjadi daerah pertama yang menetapkan Keputusan Bupati tentang Tim Teknis Dukungan Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis di tingkat kecamatan. Ia berharap PKK dapat berperan aktif dalam menyosialisasikan program MBG hingga ke desa-desa.

Program MBG dinilai memiliki dampak besar terhadap pergerakan ekonomi lokal. Dengan perkiraan 200 dapur dan 2.500 penerima manfaat setiap hari, perputaran ekonomi diperkirakan mencapai Rp7,5 miliar per hari. Dalam sebulan dengan 26 hari kerja, nilainya dapat menembus Rp195 miliar, dan dalam 11 bulan diproyeksikan mencapai Rp2,145 triliun.

Baca juga: Banyumas Berkomitmen Turunkan Angka Kematian Ibu-Bayi dan Stunting

Lebih lanjut, Sadewo menegaskan bahwa MBG menitikberatkan pada pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat. Penyediaan bahan pangan diprioritaskan berasal dari koperasi desa dan/atau Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), produk lokal, UMKM, serta masyarakat sekitar. Penggunaan bahan olahan pabrikan tidak diperkenankan, kecuali susu. Ia pun mendorong keterlibatan aktif PKK dalam mendukung penguatan ekonomi desa.

“Misalnya melalui peran ibu-ibu PKK dalam memproduksi roti atau olahan pangan lokal untuk kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis, sehingga kemandirian dan kesejahteraan masyarakat desa dapat terwujud. Kabupaten Banyumas pun bertekad menjadi pionir dalam penerapan dan sistem Program MBG,” ujar Sadewo..

Rapat Koordinasi Pembina Tim Penggerak PKK ini dinilai strategis dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan PKK. Melalui forum ini diharapkan terbangun kesamaan persepsi, komitmen yang kuat, serta langkah nyata agar program kerja OPD dan Program Pokok PKK dapat berjalan selaras dalam mewujudkan masyarakat Banyumas yang produktif, adil, dan sejahtera.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....