Sapa Pasien di Rumah Sakit, BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN Berjalan Optimal

  • 05 Jun 2026 10:12 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Cilacap: Guna memastikan layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Fasilitas Kesehatan (Faskes) berjalan optimal, BPJS Kesehatan Cabang Purwokerto menyapa secara langsung pasien di RSUD Majenang, RS Duta Mulya Cilacap, dan RS Raffa Majenang pada Kamis (04/06/2026).

Kegiatan BPJS Menyapa ini juga merupakan bagian dari implementasi Quick Wins 100 Hari Direksi BPJS Kesehatan, khususnya melalui Program Respon Cepat dan Solutif yang menekankan pentingnya kehadiran aktif BPJS Kesehatan dalam memberikan solusi secara langsung, responsif, dan tepat sasaran kepada peserta JKN.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Purwokerto, Niken Sawitri mengatakan bahwa dirinya menyapa dan berdialog secara langsung dengan sejumlah pasien pasca rawat inap yang memperoleh pelayanan kesehatan dengan biaya besar. Melalui interaksi tersebut, ia melakukan konfirmasi terkait tingkat kepuasan peserta selama menjalani perawatan, kesesuaian jenis pelayanan yang diterima dengan data klaim, sekaligus memberikan edukasi mengenai Program JKN.

“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen BPJS Kesehatan untuk hadir secara langsung di tengah peserta dan memastikan pelayanan yang diberikan fasilitas kesehatan berjalan sesuai ketentuan dan memastikan tidak ada iur biaya tambahan,” jelas Niken di RSUD Majenang.

Menurutnya, BPJS Kesehatan memiliki kewajiban untuk memberikan informasi yang jelas kepada peserta serta menangani setiap pengaduan secara responsif dan akuntabel. Oleh karena itu, komunikasi langsung dengan peserta menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan Program JKN secara berkelanjutan. Pihaknya juga memastikan kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari komitmen BPJS Kesehatan dalam memberikan pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan peserta.

“Dengan bertemu langsung di lapangan, kami mendengarkan pengalaman peserta selama mendapatkan pelayanan kesehatan. Kami juga menangkap kondisi riil yang terjadi di lapangan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan layanan ke depan,” ujar Niken.

Niken menambahkan bahwa pihaknya juga memberikan edukasi kepada peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) mengenai pentingnya membayar iuran secara rutin agar status kepesertaan tetap aktif. Edukasi promotif dan preventif juga disampaikan guna mendorong peserta menerapkan pola hidup sehat serta melakukan deteksi dini terhadap faktor risiko penyakit.

“Kami ingin memastikan peserta tidak hanya memperoleh pelayanan kesehatan saat sakit, tetapi juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan menjaga keaktifan kepesertaan JKN. Dengan demikian, manfaat Program JKN dapat dirasakan secara optimal oleh peserta dan keluarganya,” ucap Niken.

Pada kesempatan yang sama, Direktur RSUD Raffa Majenang, Aditya Pratama, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan BPJS Menyapa yang dinilainya menjadi sarana efektif untuk mendengarkan langsung masukan dari peserta JKN sekaligus memperkuat kolaborasi antara BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan.

“Kami menyambut baik kegiatan BPJS Menyapa yang dilaksanakan di RSUD Raffa Majenang. Semoga dengan kegiatan ini dapat memperkuat dan memperkokoh Prpgram JKN agar keberlanjutan Program ini dapat terjaga,” ujar Aditya.

Sementara itu, Ulfi Rohmatun (37), salah satu peserta JKN yang ditemui mengaku puas dengan pelayanan yang diterimanya selama menjalani perawatan di RSUD Majenang. Ia merasa terbantu karena seluruh proses pelayanan berjalan lancar dan tidak mengalami kendala dalam pemanfaatan JKN.

“Selama dirawat, saya mendapatkan pelayanan yang baik dari dokter maupun perawat. Kehadiran petugas BPJS Kesehatan yang datang langsung untuk menanyakan kondisi dan pengalaman kami sebagai pasien juga membuat saya merasa diperhatikan,” ungkap Warga Majenang ini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....