JEC Anwari Purwokerto Gelar Operasi Katarak Gratis, Masyarakat Terbantu
- 14 Jul 2026 09:12 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas – Klinik Utama Mata JEC Anwari Purwokerto menggelar operasi katarak gratis bagi masyarakat kurang mampu dalam rangka Bulan Bakti Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami) 2026. Kegiatan tersebut ditujukan bagi penderita katarak yang terkendala biaya pengobatan dan tidak memiliki BPJS.
Kepala Klinik Utama Mata JEC Anwari Purwokerto, dr. Kukuh Prasetyo, Sp.M., Ch.M., (Hon.) FIOF, mengatakan program tersebut merupakan bentuk kepedulian para dokter mata yang secara swadaya menghimpun dana untuk membantu pasien yang benar-benar membutuhkan.
"Kami mengumpulkan dana, kemudian dana tersebut kami gunakan untuk mengoperasi pasien-pasien yang betul-betul membutuhkan. Sasaran dari kegiatan ini adalah orang-orang yang mungkin tidak memiliki kemampuan untuk membayar secara finansial dan tidak memiliki BPJS," ujar dr. Kukuh, Senin (13/7/2026).
Ia menjelaskan, pelaksanaan operasi dilakukan secara bertahap mulai 13 hingga 25 Juli 2026, dengan seluruh calon pasien terlebih dahulu menjalani screening kesehatan. Pasien yang memiliki tekanan darah atau kadar gula darah tinggi akan dijadwalkan kembali setelah kondisinya dinyatakan layak untuk menjalani operasi.
Kukuh berharap program operasi katarak gratis tidak hanya membantu masyarakat memperoleh layanan kesehatan mata. Menurutnya, pemulihan penglihatan diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup para penerima manfaat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Salah satu penerima manfaat, Rusin (60), warga Desa Kasegeran, mengaku bersyukur dapat menjalani operasi katarak melalui program tersebut. Sebelumnya, ia mengeluhkan penglihatannya mulai terganggu hingga membuat matanya terasa tidak nyaman.
Rusin mengatakan dirinya mengetahui informasi mengenai operasi katarak gratis dari seorang teman. Setelah mendaftarkan diri dan menjalani pemeriksaan, ia dinyatakan memenuhi syarat untuk menjalani operasi.
"Awalnya saya bilang sama menantu, mata saya nggak enak, rasanya sumpek (tidak nyaman). Terus dapat informasi dari teman katanya ada operasi gratis. Saya mendaftar. Alhamdulillah sangat terbantu," ujarnya.
Rusin menuturkan proses operasi berlangsung sekitar lima menit. Ia bersyukur seluruh biaya ditanggung melalui program tersebut sehingga tidak membebani dirinya maupun keluarga.
Sementara itu, penerima manfaat lainnya, Amir Muhsori (74), warga Desa Purwodadi, Kecamatan Kembaran, juga mengikuti operasi katarak gratis setelah memperoleh informasi dari keluarganya. Sebelum menjalani operasi, ia melengkapi persyaratan berupa surat keterangan tidak mampu dari pemerintah desa, fotokopi KTP, dan Kartu Keluarga.
"Saya mendapat informasi ya mungkin dari karyawan sini lah, itu dari cucu saya, saya supaya ke kepala desa minta surat tidak mampu untuk pengobatan. Ke sini cuma membawa surat dari desa, KTP, dan fotokopi KK," kata Amir. (Artika).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....