JKN Jadi Penopang di Tengah Perjuangan Keluarga Melawan Diabetes
- 19 Mei 2026 14:42 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Kebumen – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bukan hanya sekadar perlindungan finansial, tetapi juga menjadi sandaran bagi keluarga yang menghadapi penyakit kronis. Hal itu dirasakan langsung oleh Kun Sururoh (60), seorang ibu rumah tangga asal Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, yang mengisahkan perjalanan panjang mendampingi almarhum suaminya dalam melawan diabetes melitus.
Kisah tersebut bermula pada tahun 2013, saat sang suami menjalani pemeriksaan kesehatan untuk keperluan ibadah haji. Dari pemeriksaan itu, ia justru terdiagnosis menderita diabetes melitus. Sejak saat itu, kehidupan keluarga Kun berubah. Ia setia mendampingi proses pengobatan suaminya yang telah terdaftar sebagai peserta JKN.
“Sejak itu hari-hari kami diisi dengan kontrol rutin ke rumah sakit, bahkan beberapa kali harus menjalani tindakan operasi,” tutur Kun.
Menurutnya, selama bertahun-tahun menjalani pengobatan, seluruh biaya perawatan ditanggung melalui program JKN. Kondisi itu membuat keluarganya dapat fokus pada proses penyembuhan tanpa terbebani biaya besar.
“Hadirnya JKN adalah penolong nyata bagi keluarga kami. Hingga akhir hayatnya, almarhum suami bisa mendapatkan perawatan yang layak tanpa kami harus mengkhawatirkan biaya operasi atau kontrol rutin yang sangat mahal,” kata Kun dengan haru.
Selain bantuan pembiayaan, Kun juga menilai pelayanan kesehatan yang diterima suaminya berjalan setara tanpa adanya perbedaan antara peserta JKN dan pasien umum.
| Baca juga: JKN Jaga Asa Penderita Penyakit Langka |
“Selama berobat, suami saya dilayani dengan sangat baik dan adil. Tidak ada yang dibeda-bedakan,” ujarnya.
Meski suami telah berpulang, Kun tetap menjaga keaktifan kepesertaan JKN untuk dirinya sendiri. Ia menyebut program tersebut sebagai bentuk perlindungan yang penting bagi setiap keluarga.
“Sakit itu tidak mengenal usia. Memiliki JKN itu seperti sedia payung sebelum hujan,” ungkapnya.
Dirinya juga mengapresiasi kemudahan layanan digital melalui Aplikasi Mobile JKN yang mempermudah peserta dalam mengakses layanan administrasi tanpa harus datang ke kantor BPJS Kesehatan.
Menanggapi hal tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kebumen, Dina Diana Permata, menyampaikan empati atas pengalaman yang dialami keluarga Kun. Ia menegaskan bahwa JKN hadir untuk meringankan beban masyarakat, terutama dalam menghadapi penyakit kronis yang membutuhkan biaya besar.
“Kami turut berempati atas kepergian suami Ibu Kun. Diabetes melitus membutuhkan penanganan jangka panjang dengan biaya besar. Di sinilah peran JKN untuk memastikan keluarga tidak terbebani secara finansial,” ujar Dina dalam ketarangan kepada awak media Selasa ( 19/5/2026).
Dini juga menambahkan bahwa BPJS Kesehatan terus melakukan inovasi layanan, termasuk melalui Aplikasi Mobile JKN, guna memberikan kemudahan akses bagi peserta.
“Komitmen kami adalah memberikan layanan yang mudah, cepat, dan setara agar peserta merasa tenang dalam mengakses pelayanan kesehatan,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....