Audio over IP: Saat Satu Jaringan Data Menggantikan Ratusan Kabel Audio
- 01 Jul 2026 13:35 WIB
- Purwokerto
Industri penyiaran tengah mengalami perubahan besar dalam cara mendistribusikan audio. Jika sebelumnya setiap sinyal suara memerlukan jalur kabel tersendiri dengan jumlah fisik kabel yang banyak, kini ratusan kanal audio dapat dikirim melalui satu jaringan Ethernet menggunakan teknologi Audio over IP (AoIP).
Teknologi ini memungkinkan audio ditransmisikan sebagai paket data melalui jaringan LAN standar, sama seperti lalu lintas data komputer. Hasilnya, instalasi jaringan audio menjadi lebih sederhana, fleksibel, dan jauh lebih mudah dikembangkan dibanding sistem audio konvensional.
Mengubah Audio Menjadi Data
AoIP bekerja dengan mengubah sinyal audio menjadi data digital, kemudian mengirimkannya melalui jaringan IP menggunakan kabel Ethernet seperti CAT5e, CAT6, atau fiber optik.
Pendekatan ini memungkinkan studio, ruang kontrol, hingga venue acara besar mengelola ratusan sumber audio tanpa harus dipenuhi kabel analog yang kompleks. Selain lebih praktis, penggunaan bandwidth AoIP juga relatif kecil. Satu kanal audio berkualitas broadcast umumnya hanya membutuhkan sekitar 1,5–2 Mbps, sehingga jaringan Gigabit Ethernet mampu membawa ratusan kanal audio secara bersamaan.
Dalam siaran langsung, kecepatan menjadi faktor krusial. Jeda beberapa milidetik saja dapat menyebabkan suara tidak sinkron dengan gambar di layar atau ketika dalam dialog interaktif di radio dimana suara tidak boleh jeda banyak. Karena itu, sistem AoIP profesional dirancang memiliki latensi sangat rendah, biasanya di bawah 5 milidetik. Untuk menjaga sinkronisasi, perangkat menggunakan Precision Time Protocol (PTP) yang memastikan seluruh perangkat dalam jaringan memiliki referensi waktu yang sama hingga tingkat mikrodetik.
Dante, Ravenna, dan Livewire+
Saat ini terdapat beberapa ekosistem AoIP yang banyak digunakan di industri, baik industri penyiaran maupun industri sound system.
Dante menjadi pilihan paling populer untuk live sound dan instalasi audio profesional berkat kemudahan konfigurasi dan kompatibilitas perangkat yang luas.
Sementara itu, Ravenna banyak digunakan di lingkungan broadcast radio dan televisi karena berbasis standar terbuka dan menawarkan fleksibilitas tinggi.
Di industri radio, Livewire+ dari Telos Alliance masih menjadi salah satu platform yang banyak diandalkan untuk menghubungkan studio, sistem otomasi, dan perangkat siaran dalam satu jaringan bahkan hingga distribusi ke pemancar-pemancar teresterial mereka.
| Baca juga: Laboratorium ESDM Dorong Uji Kualitas Air |
AES67: Bahasa Universal Antar Perangkat Audio
Perbedaan dari banyaknya protokol AoIP sempat menjadi hambatan karena perangkat dari satu ekosistem tidak selalu dapat berkomunikasi dengan ekosistem lain.
Untuk mengatasi hal tersebut, dunia industri melalui AES (Audio Engineering Society) menghadirkan AES67, standar interoperabilitas yang memungkinkan perangkat Dante, Ravenna, maupun sistem AoIP lainnya saling bertukar audio dalam satu jaringan. Kehadiran AES67 menjadi langkah penting menuju infrastruktur broadcast yang lebih terbuka dan bebas dari ketergantungan pada satu vendor.
Masa Depan Audio Broadcast
Seiring berkembangnya standar berbasis IP seperti AES67 dan SMPTE ST 2110, industri penyiaran semakin bergerak menuju infrastruktur yang sepenuhnya berbasis jaringan data. Audio over IP tidak lagi sekadar alternatif pengganti ratusan kabel audio, melainkan bagian utama bagi studio, stasiun televisi, radio, hingga produksi siaran modern yang menuntut fleksibilitas, efisiensi, dan skalabilitas yang lebih tinggi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....