Kapolresta Cilacap Ungkap Kronologi Penemuan Balita di Karung
- 30 Jan 2026 15:18 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Cilacap - Seorang balita perempuan berusia sekitar 4 tahun 8 bulan, EH ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan, terbungkus plastik dan dimasukkan ke dalam karung di samping rumah warga pada Jumat (30/1/2026). Korban diduga kuat menjadi korban pembunuhan.
Jasad korban ditemukan warga pada sekitar pukul 06.30 WIB yang langsung dilaporkan ke Polsek Cilacap Tengah serta Call Center 110.Kapolresta Cilacap Kombes Pol Budi Adhy Buono mengatakan jika sehari sebelumnya, korban EH dilaporkan hilang oleh keluarganya.
Berdasarkan keterangam keluarga, bermula pada Kamis (29/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, korban diketahui bermain bersama teman-temannya di sekitar rumah. Setelah beberapa waktu, korban pulang dan bertemu dengan sang kakek, Tasikun. Kepada kakeknya, korban berpamitan untuk membeli es dan kembali bermain bersama teman-temannya di sekitar rumah.
Namun hingga sore hari, korban tidak kunjung kembali ke rumah. Merasa khawatir, pihak keluarga kemudian melakukan pencarian di sekitar lingkungan tempat tinggal korban hingga malam hari. Karena upaya pencarian tidak membuahkan hasil, keluarga akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Keesokan harinya, Jumat pagi sekitar pukul 06.30 WIB, Polisi mendapatkan lapiran adanya penemuan sesosok jasad di dalam karung. Selanjutnya petugas ke lokasi kejadian.
Korban terbungkus plastik hitam di dalam karung warna putih, disamping rumah yang berada di RT 05 RW 12 Kelurahan Gunungsimping.
“Jarak lokasi penemuan sekitar 20 meter dari rumah korban. Saat dilakukan olah TKP, diketahui di dalam karung terdapat jasad seorang anak perempuan,” ungkap Kapolresta Cilacap Kombes Pol Buddy Adhy Buono.
Petugas kemudian melakukan pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara dengan berkoordinasi bersama dokter dari Puskesmas setempat. Kapolresta juga mengungkapkan jika korban tidak dalam kondisi terikat di bagian tangan dan kaki. Selain itu juga tidak ada luka benda tajam di tubuhnya.
Setelah itu, jasad korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD Margono Soekarjo Purwokerto untuk dilakukan otopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian.
“Jasad korban kami amankan dan dibawa ke RSUD Margono Purwokerto untuk dilakukan otopsi,” kata Kapolresta.
Saat ini, penyidik Satreskrim Polresta Cilacap masih melakukan pendalaman kasus dengan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi.
“Sudah ada empat saksi yang diperiksa, yakni Tasikun selaku kakek korban serta tiga warga yang pertama kali menemukan jasad korban di samping rumahnya,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....