Gandeng OJK, Pemkab Banyumas Gelar Sosialisasi Literasi Keuangan

  • 19 Mei 2025 15:12 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Banyumas: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas menggelar Sosialisasi Literasi Keuangan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Honorer di Lingkungan Pemkab. Sosialisasi digelar bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Purwokerto di Pendopo Si Panji, Senin (19/5/2025), dalam rangka mewujudkan komitmen untuk meningkatkan literasi keuangan bagi masyarakat khususnya para pegawai pemerintahan.

Kegiatan ini diikuti ratusan peserta dengan menghadirkan tiga narasumber. Selain OJK, perwakilan PT Pegadaian Area Purwokerto dan Sekuritas Sinar Mas Cabang Purwokerto juga tampil sebagai pembicara.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti menuturkan, kegiatan semacam ini sangat penting dilakukan sebagai upaya preventif untuk melek finansial secara utuh. Menurutnya, seorang abdi negara tidak hanya dituntut profesional dalam melayani masyarakat, tetapi juga bijak dalam mengelola kehidupan pribadi, terutama dalam hal keuangan.

"Dengan pengetahuan yang tepat, kita bisa lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan keuangan, serta menghindari jebakan pinjaman online ilegal maupun praktik judi online yang kian meresahkan dan merugikan," ujar Lintarti saat memberikan sambutan.

Baginya, pemahaman yang menyeluruh tentang perencanaan keuangan dan investasi sejak dini akan mendorong terciptanya generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga bijak secara finansial.

Ia berharap melalui kegiatan ini, para pegawai dapat semakin memahami pentingnya literasi finansial dalam kehidupan sehari-hari, lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan keuangan, serta menghindari jebakan pinjaman online ilegal maupun praktik judi online yang kian meresahkan dan merugikan.

"Kegiatan literasi ini adalah langkah awal yang sangat penting dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas," ucapnya.

Sementara itu, Kepala OJK Purwokerto Haramain Billady menyampaikan, literasi keuangan merupakan suatu hal yang penting karena berhubungan dengan kesejahteraan masyarakat. Sebab, semakin tinggi literasi keuangan, maka kemampuan masyarakat dalam mengelola keuangan juga semakin baik.

"Dengan tingginya literasi, maka masyarakat dapat terhindar dari penawaran-penawaran ilegal yang saat ini sangat marak di masyarakat," ujar Haramain.

Ia berharap, melalui kegiatan ini, para pegawai dapat memiliki pengetahuan baru dalam mengelola keuangan serta dapat menyebar luaskan pengatahuan yang diperoleh kepada keluarga dan rekan kerja lainnya.

"Dengan adanya sosialisasi ini, bapak-ibu bisa bantu menginformasilan di lingkungan sekitar, barangkali ada yang belum paham akan produk keuangan atau ada indikasi dari masyarakat terkena penipuan," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....