Banyumas Borong Dua Penghargaan Nasional dari Kemendikdasmen

  • 17 Des 2025 20:50 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Banyumas: Pemerintah Kabupaten Banyumas kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan memborong dua penghargaan sekaligus dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Penghargaan tersebut diserahkan dalam ajang Malam Anugerah Data dan Teknologi Informasi Pendidikan yang digelar di Grand Sahid Jaya Hotel Jakarta, Senin (15/12/2025) malam.

Banyumas meraih penghargaan kategori Provinsi dan Kabupaten/Kota Terbaik dalam Pemanfaatan Data Pendidikan. Ini sebagai bukti keseriusan daerah dalam mengoptimalkan teknologi demi kemajuan sektor pendidikan.

Penghargaan diterima langsung oleh Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono dari Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.A. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sadewo menyampaikan rasa syukur serta terima kasih kepada seluruh pihak yang berperan, terutama Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas yang secara konsisten menjaga mutu dan kelengkapan data pada berbagai layanan pendidikan.

Sadewo menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Banyumas selama ini terus menjaga konsistensi dalam pemanfaatan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dengan memastikan kualitas serta kelengkapan data, sehingga dapat dijadikan sebagai basis utama dalam penyelenggaraan layanan pendidikan.

Baca juga: Latsar CPNS Banyumas Ditutup, 72 Peserta Dinyatakan Lulus

"Penggunaan data ini bukan sekadar formalitas, melainkan landasan kebijakan yang krusial. Data ini efektif kami jadikan dasar kuat untuk perencanaan, penganggaran, monitoring, dan evaluasi program pendidikan daerah. Ini memastikan kebijakan yang kita ambil di Banyumas benar-benar tepat sasaran dan berkelanjutan," kata Sadewo.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Joko Wiyono, menyampaikan bahwa penghargaan dari pemerintah pusat diberikan karena Banyumas dinilai sigap dalam merespons serta memaksimalkan pemanfaatan Dapodik untuk mengoptimalkan seluruh layanan pendidikan.

"Pak Bupati (Sadewo) termasuk satu-satunya Bupati dari Jawa Tengah yang mendapatkan apresiasi ini. Ini menunjukkan Banyumas bisa memanfaatkan Dapodik itu menjadi basis data yang dapat digunakan untuk perencanaan dan tata kelola yang ada di sekolah-sekolah," ujar Joko Wiyono.

Tak hanya pada aspek tata kelola data, insan pendidikan Banyumas juga mencatatkan prestasi membanggakan. Tim guru SD Negeri Sokaraja Kidul yang tergabung dalam kelompok “Deadline Defenders Jadul” sukses meraih Juara 3 Kategori Jenjang SD/Sederajat dalam ajang Hackathon Rumah Pendidikan 2025.

Baca juga: Banyumas Siapkan Penataan Jangka Panjang Kawasan Bung Karno

Tim tersebut menarik perhatian dewan juri tingkat nasional melalui inovasi berupa game edukasi interaktif berbasis web. Menariknya, karya tersebut telah mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (AI), yakni Google Gemini.ai dan Canva Code.

Inovasi ini dirancang sebagai sumber belajar adaptif yang dapat digunakan pada berbagai perangkat modern, termasuk Interactive Flat Panel (IFP), serta mendukung penguatan ekosistem digital Rumah Pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Banyumas menegaskan, dua capaian tersebut, baik dalam pengelolaan data pendidikan di tingkat pemerintah daerah maupun inovasi konkret dari para guru, merupakan hasil kerja kolektif seluruh pihak.

"Ini memperkuat posisi Kabupaten Banyumas sebagai daerah yang sangat berkomitmen dalam mendukung transformasi digital pendidikan nasional," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....