Lelang Lukisan di UMP: Dari Eprisa untuk Sumatera

  • 12 Des 2025 19:07 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Banyumas: Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menggelar lelang lukisan sebagai aksi kemanusiaan untuk membantu korban banjir di Sumatera. Lukisan-lukisan yang dilelang merupakan karya penyandang disabilitas yang sekaligus alumnus UMP Eprisa Nova Rahmawati.

Lelang tersebut digelar selama dua hari di Lobi Kantor Pusat Kampus. Seluruh donasi yang terkumpul akan disalurkan kepada penyintas bencana banjir Sumatera.

Salah satu lukisan yang dilelang mengilustrasikan kondisi Sumatera pascadilanda banjir bandang. Menurut Eprisa, lukisan tersebut menggambarkan pesan tersirat akan pentingnya menjaga kelestarian alam agar musibah serupa tidak terulang di masa mendatang.

"Melalui lukisan ini, saya berharap orang-orang sadar untuk terus menjaga lingkungan, merawat pohon, agar alam juga menjaga kita," ucap Eprisa, Jumat (12/12/2025).

Baca juga: UMP Bebaskan Biaya Kuliah Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatera

Puluhan lukisan yang terpajang dibanderol dengan harga yang bervariasi, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Rektor UMP Prof. Dr. Jebul Suroso turut mendukung penggalangan dana ini dengan membeli salah satu lukisan Eprisa senilai Rp5 juta. Rektor pun mengajak semua pihak, termasuk media, untuk mempromosikan lelang ini agar semakin banyak donasi yang terkumpul.

"Hasil lelang ini akan kami donasikan kepada mereka yang terdampak bencana. Mudah-mudahan berkah. Ini bagus-bagus lukisannya dan saya sudah beli satu, mudah-mudahan itu menjadi bagian yang didonasikan," kata Prof. Jebul.

Gratiskan SPP

Sebagai bentuk kepedulian, UMP membebaskan biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) selama dua semester bagi mahasiswa asal Sumatera yang keluarganya terdampak bencana. Pihak kampus juga menyediakan makan gratis tiga kali sehari untuk mereka di kafe milik UMP.

Baca juga: Mahasiswa Pascasarjana UMP Ikuti Kolokium Internasional di Malaysia

Selain itu, kampus juga membuka kesempatan bagi kerabat mahasiswa yang terdampak bencana untuk berkuliah di UMP melalui skema beasiswa khusus.

"Ini bentuk ikhtiar kami untuk menjamin mahasiswa asal Aceh dan Sumatera yang ada di UMP agar tidak terlalu berat menjalani masa-masa terdampak bencana. Saat ini diketahui ada delapan mahasiswa asal Sumatera yang berkuliah di UMP," ujar Rektor.

Sebelum ini, UMP telah mengirimkan tim psikososial ke wilayah terdampak di Sumatera untuk memberi pendampingan mental bagi para penyintas. Ke depan, Rektor menegaskan bahwa UMP akan terus mengirimkan relawan ke lokasi bencana lewat payung Muhammadiyah. (FR).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....