Anak-anak Banyumas “Ambil Alih” Kursi Pejabat

  • 08 Des 2025 20:46 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Banyumas: Forum Anak Banyumas bersama Youth Advisory Banyumas sukses menggelar puncak acara Banyumas Kids Take Over (BKTO) 2025 di Aula OJK Purwokerto. Acara ini merupakan ruang partisipasi bagi anak-anak untuk berinteraksi dan berdialog langsung dengan para pemangku kebijakan di Kabupaten Banyumas melalui kegiatan utama, yaitu Take Over (mengambil alih peran) dan Talkshow Bincang Anak.

Acara ini dihadiri Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti, perwakilan Yayasan Mino Martani, Kementerian Agama, Cabang Dinas Wilayah 10, Bappedalitbang, Dinas Kominfo, serta Kepala Kantor OJK Purwokerto Harramain Billady. Kegiatan diikuti sekitar 210 peserta dari unsur siswa SD, SMP, SMA, santri, hingga siswa SLB B.

Suasana acara menjadi lebih semarak dengan penampilan seni dari para peserta. Anak-anak disabilitas dari SLB B Yakut membawakan tarian yang indah, dilanjutkan dengan penampilan Teater Harapan Anak dari Teater Kanvas SMK Negeri 1 Purwokerto yang berhasil menarik perhatian seluruh tamu undangan.

Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti mengapresiasi penyelenggaraan BKTO yang telah memasuki tahun ketiga sejak dimulai pada 2021, mengusung tema “My Day. My Rights”. Ia menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai ruang bagi anak untuk berekspresi dan berpartisipasi.

Baca juga: Banyumas Cetak 55 Pranatacara Baru, Perkuat Pelestarian Budaya

“Tema ini sangat tepat karena menegaskan bahwa anak memiliki hak untuk didengar, dihargai, dan diberikan ruang untuk berpartisipasi dalam setiap proses yang menyangkut diri dan masa depannya,” ujar Lintarti dalam keterangan yang diterima RRI, Senin (8/12/2025).

Lintarti menambahkan, melalui BKTO anak-anak mendapatkan pengalaman edukatif dengan mencoba peran-peran strategis di pemerintahan, sekaligus mengenal berbagai profesi yang dapat menjadi cita-cita mereka di masa depan.

Wakil Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi generasi muda. Menurutnya, kepercayaan kepada anak untuk menyampaikan gagasan merupakan bagian dari menyiapkan calon pemimpin masa depan yang mandiri, kritis, dan bertanggung jawab.

“Saya berharap BKTO dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai agenda tahunan yang memberi manfaat berkelanjutan bagi anak-anak di Banyumas,” kata Lintarti.

Baca juga: Angka Kemiskinan di Kabupaten Banyumas Turun

Puncak acara dilanjutkan dengan sesi Talkshow Bincang Anak. Perwakilan peserta yang telah 'mengambil alih peran' sebagai Ketua DPRD, Damkar, RRI, dan jurnalis berbagi pengalaman, tantangan, dan pelajaran yang mereka dapatkan selama BKTO 2025. Sesi ini berlangsung hangat, inspiratif, dan memotivasi.

Sebagai puncak sesi utama, Danis, yang berperan sebagai Bupati Banyumas versi Kids Take Over, membacakan Hasil Rekomendasi BKTO 2025 kepada para pejabat yang hadir. Danis berharap rekomendasi tersebut dapat didengar, dipertimbangkan, dan diwujudkan.

“Kami berharap hasil rekomendasi bisa didengar, dipertimbangkan, dan diwujudkan,” ucap Danis.

Kegiatan ditutup dengan lantunan jingle anak. BKTO 2025 berhasil menjadi wadah penting bagi anak-anak untuk belajar, menyampaikan aspirasi, dan melatih jiwa kepemimpinan sejak dini, bukan hanya sekadar ajang seremonial.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....