Angka Kemiskinan di Kabupaten Banyumas Turun

  • 05 Des 2025 15:32 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Banyumas: Kemisikan masih menjadi salah satu persoalan yang menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Banyumas. Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti menegaskan bahwa penuntasan kemiskinan selalu menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

Beberapa program pengentasan telah dilakukan dan sedikit demi sedikit mulai menunjukkan hasil. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Kabupaten Banyumas pada Maret 2025 turun menjadi 11,15 persen, atau berkurang sekitar 12.000 jiwa dibandingkan tahun sebelumnya.

“Ini sebuah kemajuan yang patut kita syukuri, sekaligus menjadi motivasi bagi kita untuk bekerja lebih serius dan lebih terarah,” ucap Lintarti dalam Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah di Aula Pangripta Kantor Bappedalitbang Banyumas, Jumat (5/12/2025).

Menurutnya, upaya pengentasan kemiskinan ini juga sejalan dengan misi pertama Kabupaten Banyumas, yakni meningkatkan kualitas hidup dan daya saing sumber daya manusia. Dengan demikian, Lintarti menggarisbawahi bahwa seluruh kebijakan harus berpihak pada peningkatan kesejahteraan, terutama pada mereka yang masih berada dalam kondisi rentan.

Lebih jauh Ia menekankan, sinergi adalah kunci keberhasilan penanggulangan kemiskinan. Menurutnya peran TKPKD menjadi sangat strategis dalam mengawal program dan kebijakan yang ada agar dapat saling melengkapi dan bergerak dalam arah yang sama.

“Melalui rakor ini, Saya mengajak kita semua untuk memperkuat komitmen dan kolaborasi. Penurunan angka kemiskinan bukan hanya target statistik, tetapi menyangkut kehidupan masyarakat kita,” tutur Lintarti, yang juga Ketua TKPKD.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Bappedalitbang Kabupaten Banyumas selaku Sekretaris TKPKD Dedy Noerhasan mengatakan dalam penanggulangan kemiskinan diperlukan sinergi dan kerjasama antar Organisasi Perangkat Daerah untuk saling melengkapi dengan tujuan yang sama untuk menurunkan kemiskinan. Ia juga menyampaikan angka penurunan kemiskinan di Kabupaten Banyumas.

“Untuk angka kemiskinan penurunannya 0,8 persen, lebih tinggi dari tahun sebelumnya hanya 0,53 persen. Rata-rata provinsi sekarang 0,8 persen, sehingga itu sudah capaian yang cukup,” ucapnya.

Terkait dengan analisis kondisi kemiskinan, Dedy berharap, BPS dapat memberikan rekomendasi langkah langkah yang harus dilakukan untuk tahun mendatang, sehinga dapat dijadikan acuan bagi seluruh OPD untuk bersama sama menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Banyumas.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....