Bupati Banyumas, Janji Tingkatkan Kemasan Festival Kentongan

  • 23 Agt 2026 08:47 WIB
  •  Purwokerto

RRI. CO.ID, Banyumas Festival Kentongan Banyumas bakal digelar rutin setiap tahun dengan kemasan yang semakin meriah. Kepastian ini menyusul komitmen Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto menjadi sponsor utama festival seni tradisi tersebut.

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan, dukungan Bank Indonesia menjadi langkah penting untuk menjaga keberlangsungan seni tradisi sekaligus menarik minat generasi muda.

Hal itu disampaikan Sadewo saat menghadiri Festival Kentongan 2026 dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Sabtu (22/8/2026) malam, di halaman depan Alun-alun Purwokerto.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bank Indonesia yang telah berkomitmen menjadi sponsor utama Festival Kentongan setiap tahun,” ujar Sadewo.

Menurut Sadewo, berdasarkan skema pembiayaan yang disepakati, Bank Indonesia akan menanggung 50 persen anggaran penyelenggaraan. Sementara kebutuhan anggaran lainnya akan ditanggung secara bersama-sama.

“Dengan skema BI menanggung 50 persen dan sisa anggaran ditanggung bersama, gelaran budaya kita dipastikan bakal semakin meriah,” katanya.

Festival Kentongan 2026 diikuti 16 kelompok peserta hasil seleksi Paguyuban Kentongan Banyumas atau Pakenmas. Festival ini sekaligus menjadi upaya Pemerintah Kabupaten Banyumas menjaga seni tradisi agar tetap hidup dan dikenal generasi muda.

Momentum Festival Kentongan tahun ini semakin istimewa dengan pencapaian seni budaya Banyumas di tingkat nasional. Sebanyak 125 penari Banyumas membawakan Tari Kelana Lengger di bawah pimpinan Rianto atau Lengger Lanang dalam Upacara Penurunan Bendera Merah Putih di Istana Negara.

Sadewo menilai pencapaian tersebut menunjukkan seni budaya Banyumas memiliki potensi besar untuk berkembang dan mendapat apresiasi di tingkat nasional.

“Kami ingin generasi muda Banyumas terus mengenali dan mencintai seni tradisinya sendiri. Budaya yang kita miliki saat ini harus terus hidup dan tidak boleh punah. Mari kita jaga bersama-sama,” katanya.

Sadewo berharap dukungan berbagai pihak terhadap kegiatan kebudayaan semakin kuat sehingga seni tradisi tidak hanya menjadi bagian dari sejarah, tetapi juga menjadi kebanggaan dan identitas masyarakat Banyumas.

Dalam kesempatan tersebut, Sadewo juga mengimbau masyarakat menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersihan selama kegiatan berlangsung.

Ia mengingatkan masyarakat tidak membuang sampah sembarangan sebagai bagian dari upaya mempertahankan Purwokerto sebagai salah satu kota yang baik dalam pengelolaan sampah dan kebersihan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....