Duta Humas Jadi Strategi Kwarcab Banyumas Perkuat Publikasi Kegiatan Pramuka

  • 07 Okt 2026 08:34 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Kwartir Cabang (Kwarcab) Banyumas kembali menghadirkan Duta Humas sebagai bagian dari upaya memperkuat penyebarluasan informasi kegiatan kepramukaan kepada masyarakat. Program tersebut menjadi salah satu agenda Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kwarcab Banyumas periode 2026-2030.

Kepala Pusdatin Kwarcab Banyumas, Hendriarto Wigunawan, mengatakan tugas utama Pusdatin di antaranya menyelenggarakan Festival Kehumasan Kendali Sada dan melakukan pemilihan Duta Humas Kwarcab Banyumas. Proses pemilihan berlangsung sekitar satu bulan dan diikuti sejumlah peserta dari berbagai unsur kepramukaan.

“Dari perjalanan panjang sekitar satu bulan, diawali dari pelatihan, pembinaan, bakti sosial, kemudian kegiatan pembuatan konten, publikasi, dan sampai pembuatan laporan, terpilih 10 yang terbaik,” ujar Hendriarto dalam program Sore Ceria – Pramuka Pro 2 RRI Purwokerto, Senin (5/10/2026).

Menurutnya, para finalis kemudian dinilai berdasarkan kekhasan, kemampuan, kelebihan, dan keunggulan masing-masing. Selain juara utama dan runner up, terdapat sejumlah kategori penghargaan yang diberikan kepada peserta sesuai hasil penilaian.

Setelah melalui rangkaian pembekalan dan penugasan, 10 finalis mengikuti tahap pemusatan atau karantina duta pada 8–9 September. Dalam tahap ini, para finalis mendapatkan pembinaan dan mempersiapkan diri untuk mengikuti tahapan akhir sebelum pengumuman pemenang.

Pada hari penentuan, seluruh finalis mendapatkan kesempatan untuk tampil dalam rangkaian Festival Kehumasan Kendali Sada. Sebanyak 10 Duta Humas menampilkan kemampuan mereka, kemudian mengikuti sesi wawancara sebagai salah satu bagian dari penilaian akhir. Setelah itu, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penampilan Penggalang sebelum memasuki acara penghargaan.

Salah satu penampilan finalis berupa flash mob dan tari tradisional yang dipelajari saat pemusatan duta. Penampilan tersebut ditampilkan sebelum sesi wawancara dan disaksikan peserta Penggalang, Penegak, Pandega, serta anggota Kwarcab Banyumas.

Hendriarto menegaskan, kemampuan komunikasi bukan satu-satunya aspek yang menjadi pertimbangan dalam pemilihan Duta Humas. Peserta juga dinilai dari karakter, kepercayaan diri, kemampuan bekerja dalam tim, manajemen waktu, hingga kepemimpinan.

“Duta humas di Kwarcab Banyumas bukan hanya mempunyai kemampuan komunikasi yang bagus, yang prima, tetapi juga yang kami cari yang memiliki karakter-karakter baik, percaya diri, kemampuan berkomunikasi dengan sesama tim, teamwork, kemudian juga kemampuan untuk manajemen waktu dan kemampuan kepemimpinan,” jelasnya.

Duta Humas Kwarcab Banyumas 2026, Rizka Dwi Nurani, mengaku bangga atas amanah yang diterimanya. Ia menyebut tugas tersebut menjadi tanggung jawab yang harus dijalankan selama satu tahun ke depan, termasuk mengikuti berbagai program kerja dan kegiatan penyuluhan.

Sementara itu, Runner Up 1 Duta Humas Kwarcab Banyumas 2026, Bina Nahjal Hidayati, mengatakan proses seleksi memberikan pengalaman sekaligus kebanggaan tersendiri. Ia berharap keberadaan Duta Humas dapat memberikan citra positif bagi Gerakan Pramuka, khususnya Kwarcab Banyumas.

Rangkaian pemilihan Duta Humas berlangsung melalui sejumlah tahapan, mulai dari technical meeting, bimbingan teknis, pembekalan, pembuatan konten, bakti sosial, bakti lingkungan, hingga pemusatan duta. Materi bimbingan teknis meliputi literasi digital, aset digital, jurnalistik, pembuatan konten, dan pengelolaan konten.

Hendriarto menjelaskan, keberadaan Duta Humas memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi mengenai berbagai kegiatan Kwarcab Banyumas. Menurutnya, aktivitas kepramukaan di Banyumas cukup banyak sehingga perlu dikomunikasikan kepada masyarakat secara luas, baik melalui media sosial maupun secara langsung.

“Duta humas selain sebagai aktor dalam penyampaian informasi juga menjadi penyelaras generasi, karena Kak Bina dan Kak Riska ini muda-muda sehingga dapat menginformasikan kegiatan yang kami lakukan sesuai dengan masanya, sesuai dengan generasinya,” katanya.

Ia berharap para Duta Humas maupun anggota Pramuka lainnya dapat terus aktif berkegiatan sekaligus menjadi pewarta yang mampu menyampaikan informasi positif kepada masyarakat.

“Jangan lupa menjadi pewarta yang baik, karena bisa jadi kegiatan-kegiatan yang kita lakukan kemudian disampaikan kepada khalayak ramai dapat menginspirasi kegiatan positif lain yang dapat bermanfaat bagi sesama,” pungkas Hendriarto. (Dwi Anis)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....