Orang Tua Berperan Penting Membentuk Anak Saleh sejak Dini
- 21 Jul 2026 14:30 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto – Amal saleh seorang anak merupakan ladang pahala abadi bagi orang tua yang telah tiada. Saat ini banyak orang tua khawatir dengan pergaulan generasi muda yang makin bebas dan jauh dari nilai agama. Mutiara Pagi edisi kali ini mengangkat tema Amal Salehnya Anak Saleh. Ketaatan anak kepada Pencipta menjadi kunci utama keselamatan keluarga. Perilaku terpuji anak di masa kini mencerminkan keberhasilan pola asuh religi orang tua. Kesalehan ini yang akan membentengi generasi masa depan dari dampak buruk lingkungan digital.
Keluarga menjadi lingkungan pertama sekaligus fondasi utama dalam membentuk karakter anak. Keteladanan orang tua, pendidikan agama, serta lingkungan pergaulan yang baik dinilai menjadi faktor penting dalam menumbuhkan pribadi anak yang saleh dan berakhlak mulia.
Hal tersebut disampaikan Ustaz Dr. Daliman, M.Pd. dalam program Mutiara Pagi Pro 1 RRI Purwokerto. Menurutnya, setiap orang tua tentu menginginkan anak yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki keimanan, akhlak, dan kepedulian terhadap sesama.
"Anak saleh adalah anak yang memiliki hubungan baik dengan Allah melalui ketaatan beribadah serta mampu menjaga hubungan yang baik dengan sesama manusia, terutama kepada kedua orang tuanya,” ujar Ustaz Daliman.
Ia menjelaskan, dalam ajaran Islam terdapat amalan yang dapat terus mengalir kepada orang tua melalui anak yang saleh. Di antaranya adalah senantiasa mendoakan kedua orang tua, bersedekah atas nama mereka, melunasi utang orang tua apabila mampu, menjaga silaturahmi dengan kerabat maupun sahabat orang tua, serta melaksanakan wasiat yang baik.
“Anak yang saleh itu memang tidak muncul demikian saja. Tetapi untuk mendapatkan anak saleh ini perlu ada ikhtiar, perlu ada upaya untuk membentuk anak saleh. Ada ikhtiar lahir. Ikhtiar lahiriah ya yang perlu untuk kita laksanakan sehingga nanti akan menjadikan anak saleh yaitu memberi teladan dalam berbuat kebaikan,” lanjutnya.
Dengan itu, orang tua harus memberikan teladan dalam hal perbuatan baik maupun dalam perkara yang berkaitan dengan ibadah. Bahkan keimanan, ibadah maupun akhlak ini harus diberikan teladan oleh orang tuanya. Kemudian juga ada ikhtiar secara lahiriah yang perlu menanamkan dasar-dasar keimanan dan akhlak.
Ia juga mengingatkan pentingnya memperhatikan lingkungan pergaulan anak. Menurutnya, teman sebaya dan lingkungan sosial memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan karakter sehingga orang tua perlu mengarahkan anak agar tumbuh dalam lingkungan yang positif.
"Pergaulan yang baik akan memberikan pengaruh yang baik pula terhadap perkembangan perilaku anak. Karena itu, orang tua perlu mengenal lingkungan dan teman-teman anak," ujarnya.
Selain usaha secara lahiriah orang tua juga dianjurkan untuk senantiasa mendoakan anak. Doa menjadi bagian dari ikhtiar batin yang melengkapi usaha dalam mendidik dan membimbing anak menuju pribadi yang saleh.
Ia menambahkan bahwa membentuk anak berakhlak baik membutuhkan proses yang panjang. Karena itu, orang tua tidak perlu menyerah ketika menghadapi tantangan dalam mendidik anak, tetapi terus berupaya memberikan pendampingan, komunikasi yang baik, serta bekerja sama dengan pihak sekolah apabila diperlukan.
Dalam kesempatan tersebut, Ustaz Dr. Daliman juga mengingatkan bahwa anak yang saleh merupakan salah satu anugerah sekaligus rezeki yang sangat berharga bagi keluarga. Oleh sebab itu, pendidikan karakter tidak hanya berorientasi pada keberhasilan akademik, tetapi juga pembentukan akhlak dan kepribadian. (Safira)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....