Kolaborasi Jadi Kunci Wujudkan Banyumas Bersih dari Narkoba

  • 22 Jul 2026 13:12 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID,Purwokerto - Kolaborasi seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan Kabupaten Banyumas Bersih dari Narkoba atau Bersinar. Upaya tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan peran aktif keluarga, sekolah pemerintah desa, tokoh masyarakat hingga , generasi muda.

Hal tersebut disampaikan narasumber Rizky Hastono, SH,.MH.dalam program SANKSI di Pro1 RRI Purwokerto bertema Kolaborasi Untuk Mewujudkan Banyumas Bersih Dari Narkoba, Rabu (22/07/2026).

"Pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak akan berhasil jika hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Di butuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah, pemerintah, tokoh masyarakat, hingga para pemuda, agar Banyumas benar-benar menjadi daerah yang bersih dari narkoba,"kata Rizky.

Ia menjelaskan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba merupakan ancaman serius bagi kualitas sumber daya manusia. Karena itu, edukasi dan sosialisasi harus dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat memiliki pemahaman yang baik mengenai bahaya narkoba sejak usia dini.

"Keluarga merupakan benteng pertama, orang tua harus membangun komunikasi yang baik dengan anak, mengenali perubahan perilaku, serta tidak ragu mencari bantuan apabila menemukam indikasi penyalahgunaan narkoba,"ujarnya.

Rizky juga mengajak masyarakat untuk berani berperan aktif dalam upaya pencegahan dengan melaporkan aktivitas yang mencurigakan kepada aparat atau instansi terkait. Menurutnya, kepeduliaan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam memutus mata rantai peredaran narkoba.

"Jangan takut melapor apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkoba. Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan agar upaya pemeberantasan narkoba dapat berjalan lebih efektif,"ungkapnya.

Selain penegakan hukum, Rizky menilai pendekatan rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba juga perlu terus diperkuat. Menurutnya pengguna yang menjadi korban harus diberi kesempatan untuk pulih dan kembali menjalani kehidupan yang produktif.

"Mereka yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba harus dibantu untuk pulih melalui rehabilitasi. Tujuanya agar dapat kembali diterima masyarakat dan tidak mengulangi keselahan yang sama,"katanya.

Melalui sinergi seluruh pihak, Rizky berharap semakin banyak desa di Banyumas yang mampu mempertahankan status bersih dari narkoba dan menurunkan jumlah wilayah yang masih beresiko.

"Mewujudkan Banyumas bersinar bukan hanya tugas pemerintah atau aparat, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama. Jika seluruh elemen bergerak bersama saya optimistis Banyumas bisa menjadi daerah yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkoba,"kata Rizky.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....