Organisasi Kampus Jadi Sarana Pengembangan Diri Mahasiswa

  • 26 Mei 2026 13:04 WIB
  •  Purwokerto

RRI.co.id, Purwokerto : Kehidupan organisasi di kampus dinilai masih menjadi wadah penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan di luar ruang kelas. Selain memperluas relasi, organisasi juga memberikan pengalaman langsung yang tidak selalu diperoleh melalui kegiatan akademik.

Hal tersebut mengemuka dalam program English Corner Pro 2 RRI Purwokerto bertema “Organization Life: Worth It or Not?”. Diskusi yang menghadirkan mahasiswa Ai dan Zidan itu membahas pengalaman mereka dalam menjalani aktivitas organisasi selama masa perkuliahan.

Ai mengatakan organisasi menjadi sarana bagi mahasiswa untuk keluar dari zona nyaman dan belajar berinteraksi dengan lingkungan yang lebih luas. Menurutnya, mahasiswa perlu memanfaatkan masa kuliah untuk mengembangkan kemampuan yang tidak hanya berfokus pada nilai akademik.

"Bergabung dalam organisasi adalah salah satu cara terbaik untuk keluar dari zona nyaman. Di sana kita belajar mengatur waktu, bekerja sama, dan mengembangkan kemampuan diri," ujarnya.

Senada dengan itu, Zidan menilai organisasi memiliki peran penting dalam membentuk karakter mahasiswa. Ia menyebut berbagai pengalaman di organisasi memberikan wawasan baru yang tidak selalu diajarkan dalam perkuliahan formal.

Menurut Zidan, kemampuan komunikasi menjadi salah satu keterampilan yang paling banyak diperoleh melalui aktivitas organisasi. Kemampuan tersebut dinilai sangat dibutuhkan ketika mahasiswa memasuki dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.

"Organisasi memberi kesempatan untuk belajar banyak hal di luar kelas. Kita bisa bertemu berbagai karakter orang dan belajar berkomunikasi secara langsung," katanya.

Dalam diskusi tersebut, para peserta juga sepakat bahwa organisasi mampu meningkatkan keterampilan kepemimpinan, kerja sama tim, hingga pengambilan keputusan. Berbagai kemampuan tersebut diperoleh melalui keterlibatan dalam kegiatan, rapat, maupun pelaksanaan program kerja.

Meski demikian, mereka mengakui aktivitas organisasi juga menuntut komitmen dan tanggung jawab yang besar. Mahasiswa dituntut mampu menyeimbangkan antara tugas akademik dan kewajiban organisasi agar keduanya dapat berjalan secara optimal.

Ai menambahkan organisasi tidak hanya memberikan pengalaman, tetapi juga membangun jejaring pertemanan yang lebih luas. Lingkungan yang suportif menjadi salah satu faktor penting agar mahasiswa dapat berkembang secara maksimal selama berorganisasi.

"Organisasi bisa memberikan pengalaman berharga, pertemanan, dan keterampilan yang mungkin tidak didapatkan hanya dari kegiatan akademik," ujarnya.

Melalui diskusi tersebut, para narasumber mendorong mahasiswa untuk tidak ragu mencoba pengalaman berorganisasi. Mereka menilai organisasi dapat menjadi sarana pembelajaran yang bermanfaat selama dijalani dengan tujuan yang jelas dan manajemen waktu yang baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....