Dosen Sastra Jepang, Masuk S3 Padukan Teori Barat dan Perspektif Islam
- 27 Feb 2026 16:24 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto: Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman, Diana Puspitasari, S.S., M.A., menempuh studi doktoral di UIN Prof. Syaifuddin Zuhri (Saizu) Purwokerto untuk memperdalam kajian humaniora dengan perspektif Islam.
Diana mengatakan, keputusannya mengambil program S3 dilatarbelakangi keinginannya memahami objek penelitian tidak hanya melalui teori Barat, tetapi juga melalui sudut pandang Islam.
“Selama ini riset yang saya lakukan banyak menggunakan teori-teori Barat. Saya ingin tahu sebenarnya kalau objek material yang saya teliti dilihat dari sisi Islam itu seperti apa,” ujar Diana.
Ia menambahkan, ketertarikannya tersebut muncul karena ingin menemukan titik persinggungan antara kajian humaniora dengan nilai-nilai keilmuan dalam Islam.
“Kalau selama ini pandangan kita banyak dikonstruksi oleh teori Barat, saya ingin melihat apakah ada perspektif lain, khususnya dari sudut pandang Islam,” katanya.
Saat ini Diana telah memasuki semester kedua program doktoralnya. Ia mengakui masih dalam tahap awal memahami kajian Islam secara lebih mendalam, namun sudah mulai menemukan gambaran konsep penelitian yang akan dikembangkan.
“Berangkat dari pengetahuan Islam yang sebelumnya hampir nol, sekarang setidaknya sudah mulai ada gambaran meskipun belum seratus persen,” ungkapnya.
Diana juga menilai proses pembelajaran berjalan baik karena dosen memberikan penjelasan yang disertai dasar ilmiah dan rujukan yang jelas.
“Ketika ada pertanyaan atau data, para dosen bisa memberikan jawaban dengan dasar hukum atau referensi yang jelas, sehingga lebih mudah dipahami,” ujarnya.
Ke depan, ia berharap rencana disertasi dan penulisan artikel ilmiahnya dapat semakin terarah.
“Harapannya ke depan, rencana disertasi dan artikel ilmiah sudah semakin tergambar,” kata Diana.
Ia juga berharap pendekatan yang dipelajarinya dapat memberikan sudut pandang alternatif dalam melihat berbagai fenomena dan persoalan.
“Ketika melihat suatu fenomena atau problem, kita bisa melihat dari dua sisi. Kalau selama ini dari perspektif Barat, sekarang kita juga punya pilihan melihatnya dari perspektif Islam,” ujarnya.
Diana Puspitasari merupakan dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman yang mengajar di bidang Bahasa Jepang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....