Mahasiswa S3 Didorong Publikasikan Riset Komunikasi
- 27 Feb 2026 17:20 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto: Prof. Abdul Basit, dosen pengampu mata kuliah Komunikasi dan Broadcasting Islam menyampaikan, mahasiswa program doktoral diharapkan mampu memperkuat pemahaman teori sekaligus melakukan riset di bidang komunikasi Islam dan penyiaran Islam.
Ia menjelaskan , tujuan utama perkuliahan tersebut agar mahasiswa memahami konsep dasar komunikasi Islam serta broadcasting Islam sebagai bekal dalam melakukan penelitian.
“Mahasiswa bisa lebih memahami apa itu komunikasi Islam dan juga broadcasting Islam. Lebih jauh lagi mereka diharapkan bisa melakukan riset, karena kekuatan alumni S3 itu memang pada riset di bidang masing-masing,” ujarnya.
Menurutnya, kemampuan melakukan penelitian harus didukung dengan pemahaman teori yang kuat. Tanpa penguasaan teori komunikasi Islam dan broadcasting Islam, mahasiswa akan kesulitan mengembangkan penelitian yang relevan.
Ia berharap, hasil riset para mahasiswa nantinya dapat memberikan gagasan baru bagi pengembangan komunikasi maupun penyiaran di instansi tempat mereka berkiprah.
Dalam perkuliahan tersebut, ia juga menyoroti latar belakang mahasiswa yang berasal dari berbagai disiplin ilmu, seperti sastra, komunikasi, dan pendidikan. Menurutnya, kondisi ini dapat menjadi tantangan sekaligus peluang dalam pengembangan kajian komunikasi.
“Memang ada kendala bagi yang tidak memiliki basis komunikasi, karena mereka harus belajar lebih keras agar tidak tertinggal dalam memahami konsep dan teori komunikasi,” katanya.
Namun demikian, ia menilai pendekatan interdisipliner justru dapat memperkaya kajian komunikasi. Sebab komunikasi dapat hadir di berbagai bidang, termasuk sastra yang memiliki kajian komunikasi simbolik maupun semiotik.
Di akhir perkuliahan, ia berharap mahasiswa dapat menghasilkan karya ilmiah melalui publikasi di jurnal atau buku yang berkaitan dengan komunikasi dan broadcasting Islam.
“Harapan sederhananya teman-teman bisa melakukan publikasi di jurnal atau buku. Kalau sudah bisa publish, berarti mereka sudah menerapkan teori, metodologi, dan konsep yang dipelajari,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....