Pilah Sampah dari Rumah, Langkah Sederhana Jaga Lingkungan
- 26 Agt 2026 11:33 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto: Memilah sampah dari rumah menjadi langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus mendukung proses daur ulang. Kebiasaan memilah sampah sering dianggap merepotkan. Padahal, dengan menyediakan wadah berbeda sesuai jenisnya, masyarakat dapat mulai membangun kebiasaan tersebut dalam aktivitas sehari-hari.
Dikutip dari laman Kementrian Kesehatan RI, sampah yang tidak dipilah berpotensi mencemari lingkungan dan membuat proses pengolahan maupun daur ulang menjadi kurang optimal. Sebagian sampah rumah tangga masih dapat dimanfaatkan kembali apabila dipisahkan dan ditangani dengan tepat.
Secara umum, sampah rumah tangga dapat dikelompokkan menjadi sampah organik, anorganik, serta bahan berbahaya dan beracun atau B3. Sampah organik berasal dari sisa makhluk hidup dan relatif mudah terurai secara alami. Contohnya sisa makanan, kulit buah dan sayuran, tulang ikan, daun kering serta rumput.
Sampah jenis ini dapat dimanfaatkan menjadi kompos. Pengolahan sederhana bahkan dapat dilakukan dalam skala rumah tangga menggunakan komposter.
Sementara sampah anorganik umumnya berasal dari bahan yang sulit terurai secara alami, seperti botol plastik, kaleng, kaca, kardus, kertas dan sejumlah kemasan rumah tangga. Sampah anorganik yang masih memiliki nilai guna sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu sebelum disimpan. Botol atau wadah makanan dapat dibilas dan dikeringkan agar tidak menimbulkan bau maupun menarik serangga.
Jenis berikutnya adalah sampah B3, yakni sampah yang mengandung bahan berbahaya atau beracun sehingga membutuhkan penanganan khusus. Contohnya baterai bekas, lampu, obat-obatan kedaluwarsa, perangkat elektronik rusak, sisa cat, pelarut serta sejumlah bahan kimia rumah tangga.
Sampah B3 sebaiknya tidak dicampurkan dengan sampah rumah tangga lainnya. Masyarakat dapat menyalurkannya melalui tempat atau layanan pengelolaan limbah yang memang menerima jenis sampah tersebut.
Cara Mudah Memilah Sampah
Kebiasaan memilah sampah dapat dimulai dengan menyediakan beberapa wadah terpisah di rumah. Wadah tersebut dapat menggunakan ember, kardus atau tempat bekas yang masih layak digunakan.
Berikan label seperti organik, anorganik dan B3 agar seluruh anggota keluarga lebih mudah mengenali tempat pembuangan masing-masing. Sampah yang akan didaur ulang juga sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu. Botol plastik, misalnya, dapat dibilas, dikeringkan dan kemudian disimpan bersama sampah anorganik.
Selain itu, kardus, botol plastik atau kaleng yang berukuran besar dapat dilipat atau dipadatkan untuk menghemat ruang penyimpanan. Namun, masyarakat tetap perlu berhati-hati ketika menangani benda yang memiliki bagian tajam.
Kebiasaan memilah sampah juga akan lebih mudah diterapkan jika seluruh anggota keluarga terlibat. Orang tua dapat mengenalkan jenis sampah kepada anak sejak dini melalui kegiatan sederhana dan edukatif.
Sampah yang telah dipilah selanjutnya dapat disalurkan ke bank sampah atau layanan pengelolaan sampah yang tersedia di lingkungan masing-masing. Dengan membiasakan memilah sampah sejak dari rumah, masyarakat tidak hanya mengurangi jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan, tetapi juga turut mendukung pemanfaatan kembali berbagai material yang masih memiliki nilai guna.
Langkah tersebut mungkin terlihat sederhana, namun jika dilakukan secara konsisten oleh banyak keluarga, dapat memberikan dampak positif terhadap kebersihan lingkungan dan keberlanjutan pengelolaan sampah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....