Bank Sampah Sahabatku, Ubah Sampah Jadi Berkah
- 16 Agt 2026 15:55 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari hal sederhana, salah satunya dengan memilah sampah dari rumah. Hal itu dilakukan Raden Roro Hendarti, S.Sos selaku Direktur Bank Sampah Sahabatku, Desa Muntang, Kabupaten Purbalingga, yang sejak 2013 mengajak masyarakat mengubah cara pandang terhadap sampah.
Roro Hendarti saat menjadi narasumber dari dialog Green Radio Pro 1 RRI Purwokerto kemarin mengatakan, ide mendirikan bank sampah muncul setelah melihat banyaknya sampah yang dibuang begitu saja dan belum terpilah. Kondisi tersebut mendorongnya untuk mencari solusi agar sampah tidak terus menumpuk dan mencemari lingkungan.
“Saya ingin merubah pola pikir, karena sampahmu ya tanggung jawabmu. Sampahmu bukan tanggung jawab saya, saya hanya membantu mengelola,” ujarnya.
Menurutnya, hampir seluruh jenis sampah anorganik dapat dipilah dan memiliki nilai ekonomi. Mulai dari botol plastik, gelas plastik, kemasan makanan, kertas, kardus hingga tutup botol.
Setelah dipilah, sebagian sampah dijual dan sebagian lainnya diolah menjadi berbagai produk, seperti kertas daur ulang, gantungan kunci, tempat tisu, vas bunga, tas, tikar, bros hingga bando. Bahkan, sampah organik juga dimanfaatkan untuk membuat kompos, ekoenzim, dan mendukung budidaya magot.
Roro Hendarti menilai, tantangan terbesar bukan sekadar mengelola sampah, tetapi mengubah kebiasaan masyarakat. Karena itu, edukasi dilakukan dengan memberikan contoh nyata dan melibatkan masyarakat dalam berbagai kegiatan.
Bank Sampah Sahabatku juga dikolaborasikan dengan kegiatan literasi melalui Limbah Pustaka. Masyarakat dapat belajar membaca sekaligus mempraktikkan pengelolaan sampah secara langsung.
Roro Hendarti berharap masyarakat mulai mengelola sampah dari diri sendiri dan tidak menunggu memiliki banyak sumber daya untuk ikut berkontribusi. Ia menegaskan, menjaga lingkungan merupakan bentuk tanggung jawab bersama demi kehidupan generasi mendatang.
“Mulailah mengelola sampah dari diri kita sendiri. Jangan menunggu kaya untuk bisa berkarya, jangan menunggu mampu untuk bisa maju. Pemberdayaan masyarakat itu utama supaya kita bisa meraih kesuksesan,” Pungkas Roro Hendarti.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....