Menikmati The Sound Of Music di Salzburg yang Legendaris
- 08 Jul 2026 10:41 WIB
- Pontianak
Salzburg adalah destinasi wisata paling populer di Austria setelah Wina. Kota di ujung barat Austria ini berbatasan dengan daerah Bavaria Jerman, ini juga memiliki banyak daya tarik. Salah satunya adalah Altstadt, area kota tua. Kota tua Salzburg sering disebut sebagai salah satu yang paling terjaga keasliannya di Eropa.
Kota tua Salzburg diapit oleh Sungai Salzach dan Bukit Festungsberg. Di atas bukit berdiri Hohensalzburg, kastil yang dibangun pada 1077. Dari kastil yang megah ini, seluruh sudut kota tua di bawahnya dapat dilihat dengan jelas. Juga bagian lain Kota Salzburg yang berada di seberang sungai. Lebih jauh lagi mata memandang terhampar Pegunungan Alpen yang diselimuti salju.
Pusat kota tua adalah Residenzplatz atau plaza residen. Di tengah plaza berdiri Residenzbrunnen, air mancur berbentuk patung bergaya baroque. Air mancur setinggi 15 meter yang sudah ada sejak 1661 ini, adalah salah satu air mancur bergaya baroque terbesar di bagian tengah Eropa.
Di sebelah barat plaza berdiri istana penguasa Salzburg di masa lalu, yaitu Residenz. Istana ini selesai dibangun pada 1619 dan hingga 1803 menjadi kediaman Prince Bishop Salzburg. Sekarang istana ini difungsikan sebagai museumdan galeri.
Sejak abad XIII, Salzburg adalah entitas independen dengan bentuk yang unik. Berbeda dengan entitas lain yang umumnya dipimpin oleh raja atau pangeran, Salzburg dipimpin oleh seorang Prince Bishop. Artinya seorang padri yang juga diberi mandat memimpin pemerintahan.
Masa pemerintahan Prince Bishop berakhir pada 1803, saat Salzburg berubah bentuk menjadi entitas sekuler. Pada 1805, Salzburg dimasukkan sebagai wilayah Austria, pada 1809, Salzburg dialihkan sebagai wilayah Kerajaan Bavaria. Namun pada 1816 dikembalikan lagi ke Austria.
Ikon kota tua lainnya adalah Katedral Salzburg atau Salzburger Dom. Daya tarik gereja bergaya baroque yang selesai dibangun pada 1657 ini, adalah tiga pintu di bagian depan. Ketiga pintu itu masing-masing melambangkan kesetiaan, cinta, dan harapan. Bangunan ini juga memiliki interior yang indah.
Daya tarik lain Salzburg adalah keindahan dan suasana kota tuanya. Menyusuri Getreidegasse, jalan utama di kota tua, seperti berjalan di masa lalu. Di kanan kiri jalan beralas batu ini berdiri bangunan-bangunan tua yang anggun dan terawat dengan baik.
| Baca juga: Kahlenberg dan Danube yang Menawan Hati |
Lantai dasar bangunan-bangunan itu difungsikan sebagai toko, kafe, restoran, museum, galeri, bank. Sementara bagian atasnya digunakan sebagai hunian, penginapan, ataupun kantor.
Bangunan-bangunan itu dipertahankan dalam bentuk aslinya. Papan-papan nama dari bahan logam dengan desain kuno yang menunjukkan nama toko, restoran, kafe, galeri membawa semakin jauh ke masa lalu menikmati suasana Eropa zaman lampau.
Salzburg identik dengan drama musikal dan film legendaris The Sound of Music. Juga dikenal sebagai tempat lahir Wolfgang Amadeus Mozart. Komponis kenamaan itu lahir 27 Januari 1756 di Getreidegasse di kota tua ini. Rumah kelahirannya itu masih ada dan sekarang difungsikan sebagai museum.
Tulisan Mozart Geburtshaus terpampang di bagian depan bangunan berwarna kuning telur ini. Rumah tempat Mozart dilahirkan, begitu kira-kira terjemahannya bebasnya, adalah salah satu tempat favorit untuk berkunjung di Salzburg.
Saya lihat dan baca juga, plakat tembaga di dekat pintu yang bertuliskan in diesem hause wurde WA Mozart am 27 Janner 1756 geboren. Melihat dan mengunjungi rumah tempat Mozart dilahirkan ini saya berdecak kagum. Peninggalan bersejarah yang luar biasa berharga ini masih dan terus dirawat dengan penuh perhatian. (***)
Penulis: Syafaruddin Daeng Usman (Syafaruddin DaEng Usman)
Baca juga: Boheman Rhapsody di Cagar Budaya Dunia
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....