Duta Bahasa Kalbar Bangun Generasi Cinta Bahasa
- 20 Des 2025 17:06 WIB
- Pontianak
KBRN, Pontianak: Peran Duta Bahasa Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) dalam dunia pendidikan dinilai semakin strategis, khususnya dalam menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa Indonesia. Hal ini mengemuka dalam program Santai Siang, Pontianak Today yang disiarkan RRI Pro 2 Pontianak, 101,8 FM, Senin (15/12/2025).
Dua Duta Bahasa Kalbar 2025, Philadelphia dan Alif Irfansyah, menegaskan bahwa tantangan utama saat ini adalah rendahnya minat pelajar, terutama Gen Z dan Gen Alpha, dalam menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar di tengah kuatnya pengaruh bahasa asing dan bahasa gaul.
“Generasi sekarang menggunakan bahasa Indonesia, tapi masih campur aduk dengan bahasa asing dan bahasa daerah. Akhirnya mereka tidak paham sebenarnya penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar itu seperti apa,” ujar Alif.
Keduanya yang juga berprofesi sebagai guru bahasa Indonesia mengaku melihat langsung kondisi tersebut di sekolah. Menurut mereka, bahasa Indonesia kerap dianggap kaku dan tidak relevan dengan perkembangan zaman, padahal justru menjadi identitas bangsa.
“Bahasa Indonesia itu identitas nasional kita. Kalau kita tidak menguasai identitas kita sendiri, lalu siapa diri kita sebenarnya?” kata Philadelphia.
Dalam siaran tersebut, keduanya juga menekankan pentingnya penerapan Triga Terbangun Bahasa, yakni mengutamakan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing. Prinsip ini dinilai penting sebagai fondasi membangun rasa bangga berbahasa sejak dini.
| Baca juga: Cara Memandang Dunia agar Selamat di Akhirat |
“Mengutamakan bahasa Indonesia bukan berarti mendiskreditkan bahasa lain, tapi menempatkan bahasa Indonesia sebagai prioritas, terutama di ranah formal,” ucap Alif.
Untuk menarik minat pelajar, Duta Bahasa Kalbar mendorong pendekatan pembelajaran yang kontekstual dan kekinian, termasuk pemanfaatan media digital seperti video pendek, poster digital, hingga unggahan di media sosial.
“Kalau kita masuk ke dunia mereka, pakai teknologi yang mereka sukai, bahasa Indonesia tidak lagi terasa kuno. Justru jadi menyenangkan,” ujar Philadelphia.
Selain itu, Duta Bahasa Kalbar juga aktif melakukan penyuluhan, penyimbasan bahasa daerah, serta menyediakan bahan bacaan gratis bagi pelajar. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk kolaborasi dengan Balai Bahasa Provinsi Kalbar.
Melalui berbagai pendekatan tersebut, Duta Bahasa berharap pelajar dan masyarakat umum semakin percaya diri dan bangga menggunakan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.
“Kalau bukan kita yang memberi contoh, siapa lagi? Membiasakan berbahasa Indonesia itu tanggung jawab bersama,” kata Alif, mengakhiri.
Baca juga: Duta Bahasa Bahas Ragam Budaya dan Pariwisata Kalbar
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....