Wulan Kapitu, Wisata Bromo Ditutup
- 30 Des 2024 15:39 WIB
- Malang
KBRN, Probolinggo : Wisata Gunung Bromo ditutup total akhir Desember 2024 dan akhir Januari 2025. Penutupan imi karena ada Ritual Wulan Kapitu. Penutupan dilakukan selama 24 jam atau mulai Minggu (29/12/2024) hingga Senin sore. Hal ini dilakukan karena warga Suku Tengger melakukan Ritual Wulan Kapitu yang kebiasaannya melakukan Tapa Brata Amati Geni.
Penutupan ini bertujuan agar tak mengganggu Tapa Brata Amati Geni warga Suku Tengger, sehingga membuat kunjungan wisatawan ke Gunung Bromo ditutup sementara. Penutupan juga akan dilakukan pada tanggal 27 sampai 28 Januari 2025.
Penutupan dilakukan di empat pintu akses menuju Gunung Bromo, yakni Kabupaten Pasuruan, Lumajang, Probolinggo dan Malang. Ritual Wulan Kapitu ini digelar oleh empat desa, yakni Desa Jetak, Wonotoro, Ngadisari dan Ngadas.
Tapa Brata meliputi, Tapa Brata Amati Karya atau tidak bekerja atau beraktivitas, Amati Geni atau tidak menyalakan api, Amati Lelungan atau tidak bepergian dan Amati Lelanguan atau tidak mengumbar hawa nafsu.
Kepala Desa Wonokerto, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Heri Dri Hartono mengatakan, penutupan dilakukan untuk saling menghargai dan menyukseskan Ritual Wulan Kapitu oleh masyarakat Suku Tengger.
"Oleh karena itu, kami sebagai umat muslim turut ikut serta menjaga jalannya Ritual Wulan Kapitu ini, agar ibadah mereka khusuk. Penutupannya itu mulai sore kemarin sampai sore nanti," kata Heri, Senin (30/12/2024).
Sementara Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), Septi Eka Wardani menyampaikan, penutupan di tanggal 30 Desember 2024 ini full dilakukan untuk menghormati Ritual Wulan Kapitu.
"Untuk pengumuman penutupan ini sudah kami beritahukan dan disebarluaskan mulai bulan kemarin. Dengan maksud, agar para wisatawan tahu kalau kunjungan ke Gunung Bromo ditutup," tutur Septi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....