Anggota DPR RI: Kami Usul Pencairan PIP Didelegasikan Kantor Cabang Bank
- 29 Des 2024 06:57 WIB
- Jember
KBRN, Jember: Anggota Komisi X DPR RI, Muhamad Nur Purnamasidi, memberikan tanggapan terkait evaluasi sistem pencairan Program Indonesia Pintar (PIP) khususnya bagi pelajar SMA dan SMK.
Menurut Nur Purnamasidi, pelayanan pencairan PIP untuk jenjang SD dan SMP telah berjalan dengan baik. Namun, terdapat kendala signifikan pada jenjang SMA dan SMK.
Nur Purnamasidi menjelaskan bahwa pencairan PIP untuk SMA dan SMK ditarik ke kantor cabang bank tertentu, yang menyebabkan terjadinya penumpukan siswa.
"Di kantor cabang pun kemudian ada pembatasan kuota. Misalnya, hanya 100 orang per hari, sementara jumlah siswa yang mengusulkan pencairan bisa mencapai lebih dari 1.000 orang," ujar Purnamasidi Sabtu (28/12/2024).
Ia mengingatkan bahwa pada rapat sebelumnya dengan pihak Kementerian Pendidikan, telah disampaikan solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut.
"Kami usulkan agar pencairan dapat didelegasikan ke kantor-kantor pembantu cabang, serta dinas pendidikan dapat membuka loket-loket pencairan di sekolah-sekolah. Dengan begitu, penumpukan siswa di kantor cabang dapat diminimalkan," tegasnya.
Evaluasi sistem pencairan PIP ini diharapkan mampu memberikan solusi konkret, sehingga siswa-siswa penerima manfaat PIP dapat dengan mudah mengakses bantuan tanpa menghadapi hambatan administratif.
Purnamasidi menekankan pentingnya kolaborasi antara kementerian, dinas pendidikan, dan pihak terkait lainnya untuk memastikan distribusi bantuan berjalan lancar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....