Lebih dari 50 Sekolah di Donggala Dapat Program Revitalisasi 2026
- 09 Sep 2026 09:29 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Donggala – Program revitalisasi satuan pendidikan tahun anggaran 2026 di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, telah menyasar puluhan sekolah di berbagai jenjang. Hingga saat ini, program tersebut telah berjalan di 15 sekolah dasar (SD), 19 sekolah menengah pertama (SMP), serta 20 taman kanak-kanak (TK).
"Untuk jenjang SD, sebanyak 15 satuan pendidikan telah menerima anggaran revitalisasi dengan total dana yang tersalur mencapai sekitar Rp 11,4 miliar," kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Donggala Ansyar Sutiadi di Banawa, Rabu, 9 September 2026.
Ansyar mengatakan untuk jenjang SMP, program dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) itu juga menyasar 19 satuan pendidikan dengan total anggaran yang telah disalurkan mencapai Rp 17 miliar.
"Selain SD dan SMP, revitalisasi juga menyasar 20 TK di Kabupaten Donggala. Nah, 16 TK sudah menerima pencairan anggaran, sedangkan sisanya masih menunggu penyaluran dana dari Kemendikdasmen,” ujar dia.
"Program revitalisasi juga menyasar satuan pendidikan anak usia dini (PAUD). Tapi kita masih sementara mendata jumlah penerima manfaat pada jenjang tersebut," katanya melanjutkan.
Ansyar mengatakan, besaran anggaran revitalisasi setiap sekolah berbeda karena disesuaikan dengan tingkat kerusakan dan kebutuhan masing-masing satuan pendidikan.
“Kalau SD dan SMP rata-rata di atas Rp1 miliar. Tergantung penilaian kerusakan sekolah,” ujarnya.
Menurutnya, program revitalisasi mencakup perbaikan maupun pembangunan berbagai fasilitas sekolah, seperti rehabilitasi ruang kelas, pembangunan ruang kelas baru, ruang administrasi, ruang unit kesehatan siswa (UKS), serta rehabilitasi dan pembangunan toilet.
Selain itu, revitalisasi juga mencakup penataan lingkungan sekolah sesuai kebutuhan dan menu kegiatan yang telah ditetapkan oleh Kemendikdasmen.
Ansyar mengatakan jumlah sekolah penerima program revitalisasi masih akan terus bertambah. Sebab, masih terdapat sejumlah satuan pendidikan yang telah diusulkan dan kini menunggu proses lanjutan dari pemerintah pusat.
Untuk memastikan penggunaan anggaran berjalan sesuai ketentuan, Disdikpora Donggala melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap pelaksanaan revitalisasi di lapangan.
“Kami melakukan monitoring, evaluasi, dan pengawasan. Staf kami melakukan pengecekan langsung ke lapangan untuk mengontrol penggunaan dana dan melihat sampai sejauh mana progres fisik pekerjaan,” kata Ansyar.
Ia berharap program revitalisasi dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman sehingga berdampak terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan mutu pendidikan di Donggala.
Dengan fasilitas yang lebih memadai, kata dia, warga sekolah mulai dari guru, kepala sekolah, peserta didik hingga orang tua diharapkan dapat merasakan manfaat langsung dari program tersebut.
Ansyar juga mengingatkan para kepala sekolah agar menggunakan anggaran revitalisasi secara bertanggung jawab dan berintegritas.
“Fokus betul untuk melaksanakan pekerjaan sehingga kesempatan emas yang diberikan melalui program revitalisasi ini benar-benar mampu memperbaiki sarana dan prasarana di sekolah,” ujarnya.
Berdasarkan data Disdikpora Donggala, jumlah sekolah di kabupaten tersebut mencapai 503 satuan pendidikan, terdiri atas 376 sekolah dasar dan 127 sekolah menengah pertama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....