PLN UP3 Palu Sebut Pemadaman Bergilir untuk Pemeliharaan Sistem Kelistrikan
- 08 Sep 2026 14:03 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palu menyebut pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah dalam beberapa waktu terakhir dilakukan untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan.
"Pemadaman dilakukan karena adanya pemeliharaan pada sistem kelistrikan yang terhubung dalam jaringan besar antardaerah di Sulawesi," kata Manager PLN UP3 Palu Ansar kepada awak media di Palu, Selasa, 8 September 2026.
Menurut dia, sistem kelistrikan di wilayah Sulawesi Tengah terhubung dengan jaringan interkoneksi yang mencakup sejumlah provinsi. Oleh sebab itu, gangguan maupun pemeliharaan pada sistem penyaluran dapat berdampak terhadap pasokan listrik di wilayah Palu dan sekitarnya.
“Memang kita melakukan pemadaman bergilir karena kebutuhan sistem. Kita ini bagian dari satu sistem besar yang terhubung, sehingga pengaturannya dilakukan supaya sistem tidak kolaps,” ujar dia.
Ansar mengatakan pemeliharaan dilakukan pada sistem pembangkitan dan penyaluran listrik. Kondisi tersebut membuat sistem penyaluran belum dapat beroperasi secara optimal sehingga pengaturan beban dilakukan melalui pemadaman secara bergiliran.
“Sedang ada pemeliharaan kelistrikan. Sistem penyalurannya terganggu dan tidak optimal, maka kita lakukan secara giliran. Harapannya semoga tidak lama dan bisa kembali normal,” katanya.
Ansar menambahkan, kondisi cuaca panas saat ini juga turut meningkatkan konsumsi listrik masyarakat. Peningkatan penggunaan listrik tersebut berpengaruh terhadap beban sistem dan kinerja peralatan kelistrikan.
Ia menyebut pengaturan beban dilakukan secara bertahap untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan listrik dan kemampuan sistem dalam menyalurkan daya.
“Yang jelas kondisi sekarang ini beban sistem harus dijaga. Kalau sekarang yang kita rasakan, pemadaman bisa sekitar tiga sampai empat jam. Mudah-mudahan kondisi bisa membaik,” ucapnya.
Terkait kepastian waktu berakhirnya pemadaman bergilir, Ansar mengatakan pihaknya belum dapat memastikan. PLN UP3 Palu masih menunggu perkembangan kondisi sistem dan informasi dari unit pengatur beban.
“Kami berharap bisa lebih cepat. Untuk kepastian kapan kembali normal, saya belum bisa memastikan. Harapannya tentu jangan sampai kondisi ini semakin membesar dan sistem bisa segera membaik,” tuturnya.
Ia mengatakan PLN terus melakukan pengaturan sistem untuk menjaga pasokan listrik kepada pelanggan. Menurut Ansar, kebutuhan listrik di wilayah kerja PLN UP3 Palu juga terus mengalami pertumbuhan seiring meningkatnya jumlah pelanggan dan kebutuhan energi masyarakat.
"Kalau kita sebenarnya beban puncak (listrik) itu sekarang 260 hingga 270 megawatt (MW). Sebenarnya sudah lumayan perkembangannya. Dari kelistrikan itu kita ini termasuk tertinggi se-Indonesia termasuk tertinggi pertumbuhannya," sebutnya.
PLN UP3 Palu sendiri, lanjutnya, juga melayani 700 ribu pelanggan yang tersebar di delapan kabupaten/kota di Sulawesi Tengah, termasuk Kota Palu, Kabupaten Donggala, hingga sebagian wilayah lainnya.
Ansar memastikan pengaturan dan pemeliharaan sistem kelistrikan terus dilakukan agar pasokan listrik dapat kembali stabil dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....